Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Banjir di Pelalawan Kian Meluas, Akses Jalan Terputus dan Warga Mulai Terdampak

Riauterkini-PELALAWAN – Banjir yang melanda Kabupaten Pelalawan, Riau, semakin meluas hingga Minggu (19/1/2025), terutama di Kecamatan Pangkalan Kerinci dan Langgam. Debit air Sungai Kampar yang terus meningkat menyebabkan luapan air hingga ke daratan, memutus sejumlah akses jalan vital dan merendam permukiman warga.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Pelalawan, Zulfan M.Si, curah hujan tinggi dalam dua pekan terakhir ditambah limpahan air dari pembukaan pintu waduk PLTA Koto Panjang di Kabupaten Kampar menjadi penyebab utama banjir.

“Pengukuran tadi pagi menunjukkan debit air naik 28 cm. Kemarin naik 40 cm. Saat ini level permukaan air Sungai Kampar berada di 3,67 meter,” jelas Zulfan kepada media ini.

Banjir telah memutus akses jalan utama dari Kecamatan Pangkalan Kerinci menuju Langgam. Jalan Koridor PT RAPP yang menjadi penghubung utama kini terendam air setinggi 100 cm sepanjang 550 meter, sehingga tidak dapat dilalui oleh kendaraan, termasuk mobil besar.

Zulfan menambahkan, jembatan penyeberangan Ponton RAPP yang biasa digunakan masyarakat juga akan berhenti beroperasi mulai Senin (20/1/2025) akibat banjir. "Pengumuman penghentian operasional sudah disampaikan kepada masyarakat," katanya.

Sementara itu, Kapolsek Langgam, Ipda Jery Paulus Sinaga, menyampaikan bahwa beberapa jalan penghubung di Kecamatan Langgam sudah tidak dapat dilalui kendaraan sejak Minggu. Ia menyebutkan bahwa warga kini bergantung pada sampan untuk menyeberang, dengan tarif yang bervariasi di setiap lokasi.

“Akses dari Kelurahan Langgam ke Desa Lubuk Ogung terendam banjir setinggi 100 hingga 140 cm sepanjang 850 meter. Selain itu, jalan penghubung Kelurahan Langgam ke Dusun Muaro Sako juga terendam air setinggi 140 cm sepanjang 700 meter,” rinci Ipda Jery.

Selain jalan, banjir juga telah merendam 63 rumah warga di Kelurahan Langgam dan Desa Tambak. Namun, hingga saat ini belum ada laporan warga yang mengungsi.

Banjir yang disebabkan oleh luapan Sungai Kampar ini berdampak besar pada aktivitas warga dan perekonomian lokal. Pihak BPBD dan kepolisian terus memantau kondisi dan mengimbau masyarakat untuk berhati-hati. Warga diminta untuk waspada terhadap potensi kenaikan debit air dan melaporkan jika ada kebutuhan darurat.

Banjir ini diperkirakan akan terus berlanjut seiring dengan tingginya curah hujan dan limpahan air dari hulu. Pemerintah daerah dan instansi terkait telah disiagakan untuk menghadapi kondisi yang semakin memburuk.***(ang)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Kamis, 22 Januari 2026

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat dan Potensi Lokal di Pelalawan

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat Berbasis Pemberdayaan Potensi Lokal di Kabupaten Pelalawan.

Galeri
Jumat, 28 Nopember 2025

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Advertorial
Senin, 19 Januari 2026

Touring Bersama New PCX 160, Betah dan Nyaman Tanpa Khawatir Merasa Lelah

Komunitas New PCX 160 Pekanbaru gelar touring bersama. Perjalanan panjang menjadi nyaman dan tanpa kelelahan.

Advertorial
Senin, 12 Januari 2026

Demi Kemajuan Pendidikan Vokasi di Riau, Tim Capella Honda Tempuh Lokasi Pelosok dan Terluar

Tim Capella Honda tempuh lokasi pelosok dan terluar. Kerja nyata majukan pendidikan vokasi di Riau.

Galeri
Kamis, 27 Nopember 2025

Galeri, Pelantikan Pengurus LAMR 2025–2030, Bupati Inhil Terima Gelar Adat Datuk Seri Setia Amanah

Galeri, Pelantikan Pengurus LAMR 2025–2030, Bupati Inhil Terima Gelar Adat Datuk Seri Setia Amanah

Advertorial
Sabtu, 10 Januari 2026

Awali 2026, Capella Honda Hadirkan Program TRENDI dengan Beragam Keuntungan Menarik

Ayo dapatkan banyak keuntungan menarik dari Program TRENDI. Sambutan manis untuk tahun 2026 dari Capella Honda.

Berita Lainnya

Kamis, 22 Januari 2026

Polsek Tempuling, Inhil Tangkap Maling di Kebun Sawit


Kamis, 22 Januari 2026

345 Mahasiswa Umri Terima Beasiswa 2026 Dari Pemprov Riau, Rektor Ingatkan Pentingnya Pengembangan Soft Skill


Kamis, 22 Januari 2026

Nasib Ida Yulita Sebagai Dirut PT SPR Diujung Tanduk


Kamis, 22 Januari 2026

Diduga Dipicu Bocor Tabung Gas, Toko Pancing di Siak Hangus Terbakar


Kamis, 22 Januari 2026

Kembali Oknum ASN Pemkab Inhu Ditangkap Akibat Narkoba


Kamis, 22 Januari 2026

Polisi Tangkap Warga Kuala Semundam Pelalawan dengan 20 Paket Sabu Seberat 41 Gram


Kamis, 22 Januari 2026

Polisi Bongkar Pesta Narkoba di Penginapan Baliview Pekanbaru, Delapan Orang Diamankan


Kamis, 22 Januari 2026

Bupati Suhardiman Gandeng ITB Tingkatkan Kualitas SDM Kuansing


Kamis, 22 Januari 2026

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat dan Potensi Lokal di Pelalawan


Kamis, 22 Januari 2026

Polda Riau Tetapkan 9 Tersangka Kasus Perusakan Fasilitas PKH di TNTN


Kamis, 22 Januari 2026

Danantara: Transformasi PalmCo Perkuat Kemandirian Pangan dan Energi Nasional


Kamis, 22 Januari 2026

Kerugian Rp34 M, Camat Bandar Petalangan Tersangka Baru Korupsi Pupuk Subsidi di Pelalawan


Rabu, 21 Januari 2026

Cegah Karhutla, Polsek Tanah Putih Intensifkan Patroli Karlahut


Rabu, 21 Januari 2026

Kejari Kuansing Musnahkan Sejumlah Barang Bukti Narkotika


Rabu, 21 Januari 2026

PEMA dan PGN Perkuat Sinergi Percepatan Hilirisasi Gas Bumi untuk Bangkitkan Ekonomi Aceh


Rabu, 21 Januari 2026

Baru Beberapa Hari Menjabat, Kapolsek Kerumutan Bersama BKSDA Sudah Ungkap Kayu Olahan Ilegal


Rabu, 21 Januari 2026

Tiga Oknum Polisi Aktif Terseret Kasus Narkoba di Bengkalis, Diduga Ditangkap Saat Pesta


Rabu, 21 Januari 2026

Muflihun Gugat Polda Riau Sebesar Rp15 Miliar


Rabu, 21 Januari 2026

DLH Bengkalis Imbau Masyarakat Berperan Aktif Pilah Sampah


Rabu, 21 Januari 2026

Tekan Aksi Premanisme, Polisi di Ukui, Pelalawan Intensifkan KRYD