Riauterkini----BAGAN BATU – Institut Agama Islam Rokan (IAIR) Bagan Batu resmi meluncurkan Program Pascasarjana (S2) Pendidikan Agama Islam (PAI) yang dirangkaikan dengan Seminar Nasional di Ballroom Suzuya, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Jumat (3/7/2026).
Seminar nasional tersebut mengangkat tema "Penguatan Riset dan Inovasi Berbasis Kearifan Lokal di Era Transformasi Digital", sebagai forum ilmiah yang bertujuan mengintegrasikan kemajuan teknologi dengan pelestarian nilai-nilai budaya lokal.
Peluncuran Program Pascasarjana ini menjadi tonggak penting bagi IAIR dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Kabupaten Rokan Hilir sekaligus menunjukkan komitmen institusi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul. Kehadiran program S2 juga menjadi bagian dari langkah strategis IAIR menuju transformasi menjadi universitas pada tahun 2027.
Rektor IAIR, Dr. Imran Rido, S.HI., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan hingga program pascasarjana dapat terealisasi.
"Terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak, khususnya Kopertais Wilayah XII. Alhamdulillah, saat ini sudah ada beberapa mahasiswa yang mendaftarkan diri pada Program Pascasarjana," ujar Imran.
Seminar nasional menghadirkan narasumber Prof. Dr. Zaitun, M.Ag., Ketua Senat UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan optimisme bahwa IAIR memiliki peluang besar berkembang menjadi universitas pada tahun 2027 dan menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Kabupaten Rokan Hilir yang memiliki Program Pascasarjana.
"Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada IAIR atas peluncuran Program Pascasarjana Pendidikan Agama Islam. Semoga IAIR mampu menjadi perguruan tinggi yang menjawab tantangan zaman melalui peningkatan kualitas pendidikan dan riset," ujarnya.
Prof. Zaitun juga menekankan pentingnya penguatan riset dan inovasi yang tetap berlandaskan kearifan lokal di tengah pesatnya transformasi digital, sehingga mampu melahirkan lulusan yang berintegritas serta tetap menjaga identitas budaya daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir, H.M. Nurhidayat, yang mewakili Bupati Rokan Hilir, menyatakan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan IAIR.
"Kami merasa bangga atas capaian IAIR. Dari empat perguruan tinggi Islam yang ada di Rokan Hilir, saat ini baru IAIR yang memiliki Program Pascasarjana. Pemerintah daerah sangat mendukung upaya IAIR untuk terus berkembang, termasuk target menjadi universitas pada tahun depan," katanya.
Ia berharap IAIR dapat menjadi universitas pertama di Kabupaten Rokan Hilir yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menghadapi tantangan pendidikan di era global.
Acara tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir H.M. Nurhidayat mewakili Bupati Rokan Hilir, perwakilan Kementerian Agama Rokan Hilir, Kepala KUA Bagan Sinembah Firdaus, S.Ag., Kopertais Wilayah XII Kepulauan Riau Dr. Alimuddin Halawa, M.A., Ketua Yayasan IAIR Zarkasi Pandapotan, S.Pd., Rektor IAIR Dr. Imran Rido, S.HI., M.Pd., civitas akademika, tokoh agama, tokoh masyarakat, LAM, Ketua MUI Bagan Sinembah Ahmad Yani, alumni, serta mahasiswa.***(Bud)