Riauterkini-BENGKALIS– Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban kecelakaan kapal Man Over Board (MOB) yang diduga terjatuh dari Kapal Motor (KM) Makmur Jaya 89 di Perairan Selat Malaka Bengkalis, Kabupaten Bengkalis sejak Ahad (4/1/26) lalu.
Korban diidentifikasi Rapat (38), warga Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) pada Rabu (7/1/26) sekitar pukul 15.00 WIB, setelah tiga hari dilakukan pencarian intensif.
Kepala Kantor SAR Pekanbaru melaporkan, korban ditemukan sekitar ± 3 mil laut dari lokasi kejadian perkara (LKP) pada titik koordinat 01°28 42" LU dan 102°39 34" BT, kemudian dievakuasi ke Pulau Teluk Lancar, Kecamatan Bantan, untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.
Informasi awal diterima oleh Tim SAR pada Senin (5/1/26) pukul 13.50 WIB dari salah seorang ABK kapal, Muslim. Ia melaporkan bahwa pada Ahad (4/1/26) sekitar pukul 12.00 WIB, seorang ABK bernama Rapat diduga terjatuh ke laut dari KM. Makmur Jaya 89 saat kapal berada di Perairan Selat Malaka Bengkalis.
Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 11.55 WIB, saksi dan korban terbangun dari tidur. Korban sempat meminta tepung untuk memasak. Saat saksi pergi mencari tepung dan kembali, korban sudah tidak berada di tempat. Pencarian telah dilakukan oleh seluruh ABK di dalam kapal, namun korban tidak ditemukan sehingga diduga kuat terjatuh ke laut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada 5 Januari 2026 pukul 14.10 WIB, Tim Rescue Unit Siaga SAR Meranti yang berjumlah empat personel langsung diberangkatkan menuju LKP dengan jarak tempuh sekitar 29 mil laut, dan tiba di lokasi sekitar pukul 16.40 WIB.
Pencarian dilakukan dengan penyisiran menggunakan RIB 03 Meranti bersama unsur SAR gabungan, namun hingga sore hari hasil masih nihil. Operasi dilanjutkan pada hari kedua (6/1/26) dengan perluasan area pencarian sesuai Rencana Operasi (Ren Ops) H2, kembali tanpa hasil.
Memasuki hari ketiga (7/1/26), pencarian kembali dilanjutkan sesuai Ren Ops H3 dengan area pencarian yang lebih luas. Sekitar pukul 15.00 WIB, korban akhirnya ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia, mengapung di laut sekitar tiga mil laut dari LKP awal.
"Setelah ditemukan, korban dievakuasi menuju Desa Teluk Lancar. Tim SAR Gabungan tiba di desa tersebut sekitar pukul 23.30 WIB, dengan sejumlah kendala di perjalanan akibat kondisi cuaca serta gangguan komunikasi," ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru Budi Cahyadi melalui Humas Kukuh Widodo, Kamis (8/1/26) siang.
Korban kemudian diserahkan kepada aparat Desa Teluk Lancar untuk selanjutnya dijemput oleh pihak keluarga.***(dik)