Riauterkini----TANAHPUTIH---Menjelang pelaksanaan Pemilihan Penghulu (Pilpeng) 2026, unsur pimpinan kecamatan (Upika) Tanah Putih menggelar cooling system dan deklarasi damai bersama para calon penghulu dari enam kepenghuluan. Kegiatan ini bertujuan mewujudkan pelaksanaan Pilpeng yang bersih, aman, kondusif, dan berintegritas.
Kegiatan berlangsung di Kantor Camat Tanah Putih, Rabu (21/10/2026), sekitar pukul 10.00 WIB, dengan mengusung tema “Pilpeng yang Bersih, Aman, Kondusif dan Berintegritas.”
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tanah Putih Dona Doni Siregar, S.STP., M.Si., Kapolsek Tanah Putih Kompol Ali Azar, S.Sos., Danramil 02 Tanah Putih Kapten Arh. Iswandi, Panit Opsnal Intelkam Polsek Tanah Putih Ipda Ifananto P. Admaja, S.H., Kasi Pemerintahan Kecamatan Tanah Putih Wan Fadilah, S.AP., para penjabat penghulu, calon penghulu dari enam kepenghuluan, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa.
Dalam sambutannya, Kapolsek Tanah Putih Kompol Ali Azar menegaskan bahwa Pilpeng merupakan mekanisme demokrasi untuk menyalurkan aspirasi dan hak masyarakat dalam menentukan pemimpin di tingkat kepenghuluan.
Menurutnya, Pilpeng tidak hanya menjadi arena kompetisi antarkandidat, tetapi juga sarana edukasi politik bagi masyarakat. Karena itu, seluruh pihak diharapkan mampu menjaga suasana demokrasi agar tetap sehat, damai, dan bermartabat.
Ia menjelaskan, terwujudnya Pilpeng damai membutuhkan penyelenggara yang bekerja sesuai peraturan daerah, memiliki integritas dan profesionalitas, serta mampu membangun kepercayaan masyarakat.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar menggunakan hak pilih secara cerdas dan rasional, bukan berdasarkan emosi ataupun praktik politik transaksional. Para calon penghulu pun diminta menaati seluruh aturan yang telah ditetapkan.
Selain itu, peran media sebagai sarana penyampaian informasi yang akurat dan bertanggung jawab dinilai penting untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Pilpeng.
Terkait pengamanan, Kompol Ali Azar menyampaikan bahwa pola pengamanan di tempat pemungutan suara (TPS) nantinya akan disesuaikan dengan karakteristik dan tingkat kerawanan masing-masing wilayah.
Sementara itu, Danramil 02 Tanah Putih Kapten Arh. Iswandi menyampaikan bahwa stabilitas keamanan merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan Pilpeng yang damai dan berintegritas.
Ia mengingatkan adanya potensi persoalan klasik dalam pelaksanaan pemilihan, seperti politik uang, isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), berita bohong (hoaks), serta kampanye hitam.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, diperlukan upaya menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, termasuk melakukan pemantauan media sosial serta berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait.
Di kesempatan yang sama, Camat Tanah Putih Dona Doni Siregar menyampaikan apresiasi kepada Kapolsek Tanah Putih, Danramil 02 Tanah Putih, beserta jajaran atas inisiatif penyelenggaraan deklarasi damai tersebut.
Ia menilai keterlibatan TNI-Polri bersama pemerintah kecamatan menjadi bentuk dukungan nyata dalam menyukseskan Pilpeng 2026 agar berlangsung aman dan tertib.
Dona berharap seluruh penyelenggara, calon penghulu, dan masyarakat dapat menjalankan proses demokrasi sesuai aturan serta mengedepankan hati nurani tanpa praktik politik uang.
Ia juga meminta penyelenggara meningkatkan partisipasi pemilih melalui sosialisasi kepada masyarakat agar semakin banyak warga yang menggunakan hak pilihnya.
Calon Penghulu Sampaikan Masukan
Dalam sesi tanggapan, para calon penghulu menyampaikan sejumlah masukan terkait pelaksanaan Pilpeng 2026 di Kecamatan Tanah Putih.
Salah satu persoalan yang disoroti adalah masih adanya pemilih yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), tetapi belum terdaftar dalam daftar undangan pemilih. Persoalan tersebut menjadi perhatian agar hak pilih masyarakat dapat terlindungi sesuai ketentuan yang berlaku.
Para calon juga menyoroti aturan mengenai larangan selama masa kampanye dan masa tenang. Hal ini dinilai perlu dipahami bersama agar seluruh kandidat dapat menjalankan tahapan pemilihan secara tertib dan sesuai ketentuan.
Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan deklarasi damai oleh para calon penghulu dan penandatanganan deklarasi sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga suasana pemilihan yang aman, damai, dan berintegritas.
Acara kemudian ditutup dengan foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 12.15 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Melalui kegiatan cooling system dan deklarasi damai ini, diharapkan seluruh pihak dapat menjaga persatuan serta menciptakan pelaksanaan Pilpeng 2026 di Kecamatan Tanah Putih yang demokratis, berkualitas, dan kondusif.***(Bud)