Riauterkini-BENGKALIS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis bersama TNI, Polri dan para petani menggelar panen bersama dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional di lahan persawahan Dusun Seri Bangun Sari, Desa Sepotong, Kecamatan Siak Kecil, Jumat (17/7/26).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIX/Tuanku Tambusai Brigadir Jenderal TNI Rudi Hermawan, Wakapl Polda Riau Brigjen Pol Dr. Hengki Haryadi, serta Bupati Bengkalis Kasmarni yang diwakili Wakil Bupati H. Bagus Santoso, Anggota DPRD Bengkalis Asep Setiawan.
Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan mengapresiasi konsistensi masyarakat Desa Sepotong yang hingga kini tetap mempertahankan budidaya padi sebagai upaya mendukung ketahanan pangan daerah.
Ia berharap Pemkab Bengkalis dapat terus memberikan berbagai stimulus kepada petani agar pengembangan sektor pertanian semakin meningkat.
"Kami melihat masyarakat Desa Sepotong masih konsisten menanam padi untuk mendukung ketahanan pangan. Kami berharap pemerintah daerah dapat memberikan berbagai stimulus agar tanaman padi terus berkembang menjadi komoditas unggulan. Jangan sampai terjadi alih fungsi lahan, karena kawasan ini masih sangat potensial untuk persawahan dan mampu memperkuat perekonomian masyarakat," ujar Brigjen Rudi.
Sementara itu, Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso mengatakan, kawasan persawahan di Desa Sepotong memiliki luas sekitar 50 hektare dengan estimasi produktivitas mencapai 6,7 ton gabah per hektar.
Menurutnya, potensi tersebut perlu terus dipertahankan mengingat kebutuhan beras masyarakat Kabupaten Bengkalis masih cukup tinggi dan sebagian besar masih dipenuhi dari luar daerah.
"Di Desa Sepotong ini empat hari lagi panen padi di lahan sawah sekitar 50 hektar dengan estimasi hasil panen mencapai 6,7 ton gabah per hektare. Potensi ini harus kita jaga bersama," kata Bagus.Turut mendampingi Wabup didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Bengkalis H. Sufandi.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga lahan pertanian agar tidak beralih fungsi ke sektor lain.
"Jangan sekali-kali mengalihkan lahan yang berpotensi untuk tanaman padi menjadi tanaman lain. Mari kita jaga kawasan ini sebagai lumbung padi, khususnya di Kabupaten Bengkalis," tegasnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan lima unit mesin power thresher atau mesin perontok padi kepada kelompok tani di Kecamatan Siak Kecil.
Panen bersama ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan para petani dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta menjaga keberlanjutan sektor pertanian sebagai penopang ekonomi masyarakat.***(dik)