Riauterkini-BENGKALIS – Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Bengkalis memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melalui pertemuan silaturahmi yang digelar di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Bengkalis, Kamis (16/7/26).
Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk mempererat koordinasi dalam mendukung optimalisasi potensi ekspor daerah, peningkatan penerimaan negara, serta pengawasan terhadap peredaran barang yang tidak memenuhi ketentuan.
Pertemuan dipimpin Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso dan dihadiri Kepala Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Bengkalis Novryansyah, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta pejabat terkait.
Kepala Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Bengkalis, Novryansyah, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat koordinasi antara instansi vertikal dengan pemerintah daerah.
"Pertemuan ini merupakan silaturahmi sekaligus membangun sinergi dengan Pemkab Bengkalis. Sebagai satuan kerja vertikal yang bertugas di wilayah ini, kami berharap komunikasi yang baik dapat mempermudah pelaksanaan tugas Bea dan Cukai, sekaligus menggali berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Bengkalis," ujarnya.
Menurut Novryansyah, dukungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis menjadi faktor penting dalam menjalankan tugas Bea dan Cukai, khususnya dalam mengoptimalkan penerimaan negara serta melindungi masyarakat dari masuknya barang-barang yang tidak sesuai ketentuan.
"Kami bersyukur mendapat dukungan penuh dari Bapak Wakil Bupati. Kolaborasi ini sangat penting untuk mendukung tugas Bea dan Cukai dalam meningkatkan penerimaan negara serta melakukan pengawasan terhadap komoditas dan barang-barang yang tidak layak masuk ke wilayah Kabupaten Bengkalis," katanya.
Ia berharap hubungan yang telah terjalin selama ini dapat terus diperkuat melalui koordinasi yang intensif sehingga setiap kendala yang muncul dapat diselesaikan bersama tanpa mengedepankan ego sektoral.
Sementara itu, Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, sinergi antara Bea dan Cukai dengan Pemerintah Kabupaten Bengkalis memiliki nilai strategis dalam mendorong pembangunan daerah melalui pemanfaatan potensi ekspor serta peningkatan kontribusi terhadap penerimaan negara.
"Kami sangat mengapresiasi keinginan Bea dan Cukai untuk terus membangun silaturahmi, sinergi, dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Semoga kerja sama ini memberikan manfaat yang lebih besar, terutama dalam mengoptimalkan potensi daerah yang dapat memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara," ujar Bagus.
Ia menambahkan, koordinasi antara Bea dan Cukai dengan berbagai OPD, seperti Dinas Perdagangan dan Perindustrian serta Dinas Perikanan, selama ini telah berjalan baik dan diharapkan semakin solid ke depannya.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah kepala OPD juga menyampaikan berbagai potensi unggulan Kabupaten Bengkalis yang dapat dikembangkan untuk pasar ekspor maupun impor.
Sektor perikanan, perkebunan, hingga komoditas minyak dari wilayah Pakning dinilai memiliki peluang besar untuk meningkatkan daya saing daerah.
Melalui kolaborasi yang semakin erat, Pemkab Bengkalis bersama Bea dan Cukai berkomitmen terus mengidentifikasi serta mengembangkan potensi ekspor daerah guna mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan nilai tambah produk lokal, sekaligus memperkuat penerimaan negara.***(dik)