.jpg)
Riauterkini-RENGAT-Polsek Rengat Barat Polres Indragiri Hulu (Inhu) kembali melakukan penanaman jagung pipil pada dua lokasi lahan ketahanan pangan monokultur yang sebelumnya mengalami gagal tumbuh akibat faktor cuaca, kegiatan penanaman kembali jagung pipil dilakukan bersama pihak perusahaan dan kelompok tani.
“Penanaman jagung pipil ini kembali dilakukan pada Jumat 19 Juni 2026, pasca penanaman yang gagal pada 7 Maret 2026 akibat curah hujan tinggi yang menyebabkan banjir setinggi kurang lebih satu meter yang mengakibatkan seluruh tanaman jagung mati,” ujar Kompol Amriadi, SH Kapolsek Rengat Barat kepada riauterkinicom, Jumat (19/6/26).
Penanaman kembali jagung pipil ini dilakukan di lahan PT. Talang Jerinjing Sawit yang berlokasi di Jalan Sosial, Desa Talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat dengan luas lahan 1,5 Ha yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Rengat Barat Kompol Amriadi, SH bersama personel Polsek Rengat Barat, Ketua Kelompok Tani Maju Bersama dan anggota kelompok tani, dengan menanam benih jagung Bisi-2.
“Tanam ulang jagung pipil ini juga dilakukan di lahan PT. Persada Agro Sawita (PT. PAS) yang berlokasi di Dusun Kemang Manis, Desa Pematang Jaya, Kecamatan Rengat Barat, Inhu dengan luas lahan 2 Ha (20.000 m²). Dimana sebelumnya penanaman telah dilaksanakan pada 26 Mei 2026, namun akibat cuaca panas berkepanjangan dan minimnya curah hujan, tanaman jagung mengalami kekeringan sehingga tidak tumbuh dan mati,” ungkapnya.
Luas lahan yang dilakukan penanaman kembali oleh jajaran Polsek Rengat Barat mencapai 3,5 Ha (35.000 m²). Kegiatan yang dilakukan Polsek Rengat Barat ini sebagai bentuk dukungan Polri terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional serta tindak lanjut atas evaluasi terhadap lahan yang mengalami gagal panen akibat kondisi cuaca ekstrem.
“Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan kondusif,” tegasnya.
Dalam memyukseskan program ketahanan pangan Polsek Rengat Barat juga terus melakukan monitoring dan peninjauan Program Asta Cita Presiden RI bidang Ketahanan Pangan melalui program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) pada dua lokasi di wilayah Kecamatan Rengat Barat, Inhu.
“Monitoring dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Pekan Heran Aipda Arif Sanjaya pada Kamis 18 Juni 2026 di RT.004 RW.002 Dusun Pasar Minggu, Desa Pekan Heran, Kecamatan Rengat Barat, Inhu terhadap
lahan milik Isnaini dengan luas lahan 40 x 50 meter. Begitu juga di Desa Danau Tiga monitoring dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Danau Tiga, Aiptu Rio Derick Zulmi, di lahan milik Suhiran yang berlokasi di Jalan Tunas Karya Dusun I Desa Danau Tiga di lahan seluas 50 m x 50 m (2.500 m²) yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman hortikultura berupa kangkung dan sawi,” ungkapnya.
Hasil monitoring menunjukkan tanaman telah memasuki masa panen dengan kondisi yang baik, sehat, dan terawat serta
kondisi tanaman terpantau baik dan perkembangan pertumbuhan berjalan sesuai harapan. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional dan pemanfaatan lahan produktif oleh masyarakat, secara keseluruhan, kegiatan monitoring Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) pada kedua lokasi menunjukkan hasil yang positif.
“Total luas lahan yang dimonitoring mencapai 4.500 m² dengan komoditas yang terdiri dari timun, kangkung, dan sawi dan tanaman
hortikultura yang dibudidayakan berada dalam kondisi baik, terawat, dan berpotensi mendukung program ketahanan pangan masyarakat di wilayah Kecamatan Rengat Barat. Monitoring akan terus dilaksanakan secara berkala guna memastikan keberlanjutan dan keberhasilan Program Asta Cita Presiden RI di bidang ketahanan pangan,” jelasnya. *** (guh)