
Riauterkini-PELALAWAN — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pelalawan menghimpun donasi sebesar Rp110.475.000 untuk membantu Ria Puji Lestari, S.Kom., guru SMAN 1 Ukui yang rumahnya terbakar di Desa Sari Mulya, Kecamatan Pangkalan Lesung, pada 26 September 2026.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua PGRI Kabupaten Pelalawan, Leo Nardo, S.Pd., M.M., yang juga kandidat doktor, pada Rabu (21/10/2026). Penyerahan itu menjadi wujud solidaritas para guru terhadap rekan seprofesi yang tertimpa musibah.
Leo mengatakan, penggalangan dana melalui gerakan PGRI Pelalawan Peduli melibatkan para guru dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pelalawan. Donasi tersebut dihimpun melalui kepengurusan PGRI di masing-masing kecamatan.
Menurut Leo, gerakan tersebut sejalan dengan arahan Bupati Pelalawan, H. Zukri, S.M., M.M., agar PGRI menjadi organisasi yang terdepan dan solid dalam menjalankan peran serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Sesuai arahan Bupati Pelalawan, H. Zukri, PGRI harus terdepan dan solid. Solidaritas ini harus kita wujudkan melalui tindakan nyata, terutama ketika ada anggota yang mengalami musibah dan membutuhkan bantuan,” kata Leo.
Ia mengatakan, donasi yang mencapai Rp110 juta lebih itu bukan jumlah yang mudah dikumpulkan. Namun, semangat kebersamaan dan kepedulian para guru menjadi kekuatan utama hingga bantuan tersebut berhasil dihimpun.
“Donasi PGRI Kabupaten Pelalawan Peduli ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian sosial terhadap guru kita yang ditimpa musibah. Kami berharap kebersamaan ini semakin memperkuat solidaritas antaranggota dan menjadikan PGRI semakin baik ke depannya,” ujarnya.
Rumah Ria terbakar sekitar pukul 23.00 WIB pada 26 September 2026. Musibah tersebut membawa dampak bagi Ria dan keluarganya. Melalui bantuan yang disalurkan, PGRI berharap dapat meringankan beban keluarga sekaligus memberikan dukungan moral agar mereka dapat kembali menata kehidupan.
Dalam penyerahan bantuan tersebut, Leo didampingi Sekretaris PGRI Kabupaten Pelalawan, Dr. Yumesri, S.Sos.I., M.Pd., Wakil Ketua I Junaidi, M.Pd., Wakil Ketua II Suraji, S.Pd., serta Nizar, M.Pd., Pudianto, M.Pd., dan M. Kurniadi, S.Pd. Turut hadir Kepala Bidang PGRI Kabupaten Pelalawan, Hj. Lusi Larawati, M.Pd., para ketua dan pengurus PGRI kecamatan, serta Kepala SMAN 1 Ukui, Bulya Bulkan, M.Pd.
Ria menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Ketua PGRI beserta seluruh pengurus dan anggota yang telah memberikan bantuan. Menurut dia, perhatian tersebut sangat berarti bagi dirinya dan keluarga setelah menghadapi musibah kebakaran.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua PGRI Kabupaten Pelalawan beserta seluruh pengurus, keluarga besar PGRI, dan seluruh guru yang telah memberikan bantuan dan perhatian kepada saya. Bantuan ini sangat berarti bagi saya dan keluarga. Semoga segala kebaikan dan keikhlasan Bapak dan Ibu guru dibalas oleh Allah SWT,” ujar Ria.
Bagi Leo, kepedulian terhadap anggota yang tertimpa musibah merupakan salah satu bentuk nyata dari organisasi yang solid. PGRI, kata dia, tidak hanya menjadi wadah perjuangan profesi dan peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga tempat bagi para guru untuk saling menguatkan ketika menghadapi kesulitan.
Melalui gerakan PGRI Pelalawan Peduli, ia berharap semangat gotong royong di kalangan guru terus terjaga. Dengan begitu, arahan agar PGRI menjadi organisasi yang terdepan dan solid dapat diwujudkan melalui kepedulian yang dirasakan langsung oleh anggotanya.*(ang)