Riauterkini-SIAK — Wajah ceria terpancar dari anak-anak SD Negeri 17 Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. Mereka kini dapat belajar di ruang kelas yang lebih layak setelah bangunan sekolah tersebut selesai direvitalisasi.
Revitalisasi SD Negeri 17 Teluk Lanus menjadi kabar menggembirakan bagi siswa dan guru. Setelah belasan tahun menanti perbaikan, kondisi sekolah kini berubah dan memberikan suasana belajar yang lebih nyaman.
Bangunan sekolah yang sebelumnya mulai mengalami kerusakan, termasuk sejumlah ruang kelas yang miring dan kondisi lantai yang tidak lagi layak, kini telah diperbaiki.
Revitalisasi tersebut mendapat dukungan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) melalui program CSR dengan anggaran mencapai Rp1,5 miliar.
Sebanyak sembilan ruang belajar dan satu bangunan kantor menjadi bagian dari revitalisasi. Perubahan tersebut membuat aktivitas belajar mengajar di sekolah yang berada di wilayah pesisir itu kini terasa lebih nyaman.
Bagi para siswa, sekolah yang lebih baik bukan hanya soal bangunan. Ruang kelas yang nyaman membuat mereka lebih bersemangat mengikuti pelajaran dan bermain bersama teman-teman.
Sekolah tersebut sebelumnya belum pernah mendapatkan revitalisasi sejak dibangun pada masa Bupati Siak Arwin AS. Kondisinya kemudian menjadi perhatian ketika Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli, berkunjung dan menginap di Kampung Teluk Lanus beberapa bulan lalu.
Dalam dialog bersama masyarakat, kondisi sekolah disampaikan sebagai salah satu harapan warga. Pemerintah Kabupaten Siak kemudian mencari dukungan agar kebutuhan tersebut dapat diwujudkan.
Penghulu Teluk Lanus, Irwan Syahroni, menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya revitalisasi sekolah tersebut.
“Alhamdulillah, hari itu terwujud. Saya mewakili masyarakat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Ibu Bupati dan RAPP atas dukungannya sehingga revitalisasi gedung sekolah SD Negeri 17 Teluk Lanus terwujud,” kata Irwan.
General Manager Senior Stakeholder Relations (SHR) PT RAPP, Wan Mohd Jakh Anza, mengatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat.
“Kami memiliki visi maju dan tumbuh berkembang bersama masyarakat, salah satunya pembangunan yang inklusif,” katanya.
Sementara itu, Bupati Siak Afni Zulkifli berharap wajah baru sekolah tersebut menjadi penyemangat bagi siswa dan guru dalam menjalankan proses belajar mengajar.
“Dengan revitalisasi bangunan sekolah ini, diharapkan para siswa dan guru lebih bersemangat dalam melakukan aktivitas mengajar,” ujarnya.
Revitalisasi SD Negeri 17 Teluk Lanus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat dapat menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih baik.
Kini, anak-anak Teluk Lanus tidak lagi hanya bermimpi memiliki sekolah yang nyaman. Mereka telah kembali belajar di ruang kelas yang lebih layak, dengan harapan tumbuhnya semangat baru untuk meraih cita-cita.***(adji)