Riauterkini - TELUKKUANTAN - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) tahun 2026 dipastikan bakal berlangsung meriah. Pemerintah Kabupaten Kuansing menyiapkan beragam agenda yang tidak hanya bersifat seremoni, tetapi juga melibatkan masyarakat melalui kegiatan olahraga, seni, budaya hingga perlombaan tradisional.
Tak kalah menarik, Kuansing juga bersiap menjadi tuan rumah Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Riau, yang turut menjadi bagian dari semangat menyemarakkan momentum hari jadi daerah.
Hal tersebut disampaikan Plt Bupati Kuansing H. Muklisin saat memimpin rapat pemantapan peringatan HUT ke-27 Kabupaten Kuansing di Ruang Rapat Plt Bupati Kuansing, Jumat (18/9/2026) kemarin.
Rangkaian kemeriahan HUT Kuansing akan dimulai dengan sejumlah kegiatan yang menyasar berbagai kalangan. Masyarakat maupun perangkat daerah akan dilibatkan dalam agenda hiburan, olahraga dan perlombaan tradisional.
Pada 8 Oktober 2026, agenda akan diawali dengan jalan santai. Kemeriahan kemudian dilanjutkan dengan sejumlah perlombaan tradisional antar-OPD, di antaranya lomba gasing dan lomba parut kelapa.
Sehari berikutnya, 9 Oktober 2026, giliran lomba domino yang akan digelar. Sementara untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih tertata sekaligus menyemarakkan peringatan hari jadi, Pemkab Kuansing juga menyiapkan lomba kebersihan lingkungan perkantoran antar-OPD.
Memasuki puncak peringatan pada 12 Oktober 2026, sejumlah agenda utama telah disiapkan. Peringatan akan diawali dengan upacara HUT Kuansing, dilanjutkan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Kuansing.
Suasana juga akan diramaikan dengan lomba penampilan marching band. Sementara pada malam harinya, masyarakat akan disuguhkan Malam Puncak Batik Carnival yang diharapkan menjadi salah satu daya tarik utama perayaan HUT Kuansing tahun ini.
Bukan Kuansing namanya kalau tanpa Pacu Jalur.
Tradisi kebanggaan masyarakat Kuansing juga akan hadir dalam kemeriahan hari jadi melalui Pacu Jalur Mini yang dijadwalkan berlangsung di Venue Dayung Kebun Nopi.
Kehadiran Pacu Jalur Mini diharapkan menjadi warna tersendiri sekaligus ruang bagi masyarakat untuk kembali menikmati semangat kebersamaan yang selama ini melekat kuat dalam tradisi Pacu Jalur.
Muklisin: Jangan Hanya Meriah di Pusat Kabupaten.
Sebelum rapat pemantapan dimulai, Plt Bupati Kuansing H. Muklisin juga turut melakukan penilaian terhadap logo HUT Kuansing ke-27.
Penilaian tersebut didampingi Asisten II Drs. Napisman, Asisten III Azhar, MM, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuansing.
Dalam arahannya, Muklisin menegaskan bahwa semangat HUT ke-27 Kuansing tidak boleh hanya terasa di pusat kabupaten. Ia meminta seluruh wilayah ikut ambil bagian sehingga suasana hari jadi benar-benar dirasakan masyarakat hingga tingkat kecamatan dan desa.
"Saya minta seluruh kecamatan dan desa wajib melaksanakan upacara HUT Kuansing ke-27 di kecamatan masing-masing. Jangan sampai peringatan hari jadi hanya dilaksanakan di tingkat kabupaten, tetapi seluruh daerah harus ikut merasakan dan memeriahkannya," tegas Muklisin.
Menurutnya, keterlibatan kecamatan dan desa merupakan bagian penting untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap Kabupaten Kuantan Singingi. Momentum 27 tahun perjalanan daerah juga diharapkan menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan seluruh masyarakat.
Dengan rangkaian agenda yang telah disiapkan, HUT ke-27 Kuansing diharapkan tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga menjadi panggung bersama untuk menampilkan olahraga, seni, budaya dan kearifan lokal, sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat Kuantan Singingi.***(Jok)