Riauterkini - PEKANBARU - Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah pekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ditunjukkan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru Hj. Sulastri Agung turun langsung ke sejumlah ruas jalan membagikan 4.000 masker gratis kepada masyarakat, khususnya pengendara yang beraktivitas di luar ruangan, Rabu (16/9/2026).
Aksi peduli ini berkolaborasi bersama Dinas Kesehatan dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, sebagai langkah perlindungan sekaligus edukasi agar warga lebih waspada terhadap dampak paparan asap karhutla.
Pembagian masker menyasar titik-titik keramaian dan persimpangan padat, di antaranya lampu merah Jalan Riau - Yos Sudarso, persimpangan lampu merah Fly Over Jalan Nangka, serta kawasan lampu merah Simpang Tiga.
Turut hadir Sekretaris Dinas Kesehatan Pekanbaru Dedy Sambudi, Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Pekanbaru Zarman Candra, Sekretaris Kwarcab Pramuka Pekanbaru Kak Irwan Yuliadi, Camat Senapelan Kak Rein Rizka Karvy, Kepala Puskesmas Senapelan Wido, Kepala Puskesmas Garuda dr. Ray, jajaran Kwartir Ranting (Kwaran) Senapelan serta anggota Pramuka.
Sulastri mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian pemerintah bersama Kwarcab Pramuka Pekanbaru terhadap masyarakat yang masih menghadapi kabut asap.
"Alhamdulillah, hari ini kita bagikan masker gratis sebanyak 4.000 secara langsung kepada pengendara yang ada di jalan agar masyarakat tetap menjaga kesehatan ketika melakukan aktivitas di luar ruangan," kata Sulastri.
Ia mengimbau masyarakat tetap menjaga kondisi tubuh selama kualitas udara belum membaik, perbanyak minum air putih dan cukup istirahat.
"Di tengah kabut asap, masyarakat tetap menjaga kesehatan, minum air putih yang banyak dan istirahat dengan cukup. Semoga asap cepat berlalu dan mudah-mudahan Kota Pekanbaru, khususnya Provinsi Riau, segera turun hujan," ujarnya.
Sementara itu Sekretaris Dinas Kesehatan Pekanbaru Dedy Sambudi mengungkapkan, dengan tambahan 4.000 masker dari Kwarcab Pramuka, total masker yang telah dibagikan sepanjang periode kabut asap mencapai 15.000 masker. Sebelumnya pembagian juga dilakukan di Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan HR Soebrantas Panam.
"Total jumlah masker yang dibagikan sampai saat ini mencapai 15 ribu masker," ungkap Dedy.
Menurutnya kegiatan ini bukan sekadar membagikan masker, tetapi juga edukasi pentingnya perlindungan diri dari paparan asap. Pembagian masker gratis akan terus dilakukan selama kualitas udara masih tidak sehat.
"Masker dan obat-obatan juga sudah kita siapkan di 21 puskesmas yang ada," jelasnya. ***(Dan)