Riauterkini - TELUKKUANTAN - Guna menjaga stabilitas harga pangan sekaligus meringankan beban masyarakat, Pemkab Kuansing, buka Gerai Pangan Murah (GPM) di area Astaka Taman Jalur Teluk Kuantan, Rabu (16/9/2026).
Pj Sekda didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Ketahanan Pangan (DTPHKP) Kuansing Deflides Gusni, SP. M.Si. Plt Kepala Dinas Perikanan Ahmad Heri, Plt Kepala Dinas Kominfo Hevi Heri Antoni, S.Sos. M.Si, Camat Kuantan Tengah Eka Putra, jajaran DTPHKP serta masyarakat.
GPM menghadirkan sejumlah kebutuhan pokok masyarakat, mulai dari beras, telur, cabai, bawang, minyak goreng hingga gula, dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga yang umumnya ditemukan di pasaran.
Pj Sekda Kuansing Drs. Muradi mengatakan, keberadaan GPM merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga kestabilan harga pangan dan memberikan akses pangan dengan harga yang lebih terjangkau kepada masyarakat.
"Gerai Pangan Murah ini merupakan upaya pemerintah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Di sisi lain, ini juga menjadi bagian dari langkah kita dalam menjaga stabilitas harga pangan," ujar Muradi.
Menurutnya, pemerintah tidak hanya berupaya memastikan ketersediaan pangan, tetapi juga menjaga agar harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan tidak membebani masyarakat.
Sementara itu, Kepala DTPHKP Kuansing Deflides Gusni, SP. M.Si., menjelaskan bahwa GPM juga menjadi instrumen pemerintah untuk mengintervensi harga pangan di pasaran.
"Tujuan kita bagaimana kehadiran Gerai Pangan Murah ini bisa mengintervensi harga pangan pokok. Artinya, harga di pasaran tetap terkendali dan tidak ada pihak yang menetapkan harga seenaknya," jelas Deflides.
Ia menambahkan, harga murah yang ditawarkan dalam GPM dapat diwujudkan karena Dinas Tanaman Pangan membangun kerja sama langsung dengan para petani dan produsen pangan.
Dengan memangkas rantai distribusi, komoditas pangan dapat diperoleh dengan harga lebih rendah dan kemudian dijual kembali kepada masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau.
"Ini kita lakukan melalui kerja sama dengan petani-petani dan produsen. Karena kita mengambil langsung dari sumbernya, harga yang kita tawarkan kepada masyarakat bisa lebih murah dibandingkan harga penjual umum di pasar," katanya.
Ke depan, DTPHKP Kuansing juga berencana memperluas kolaborasi dengan perangkat daerah lainnya, termasuk Dinas Perikanan, sehingga komoditas yang tersedia di GPM semakin beragam dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Pemkab Kuansing berharap keberadaan GPM tidak hanya menjadi tempat masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga murah, tetapi juga menjadi salah satu upaya konkret pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga, stabilitas pasokan, sekaligus melindungi daya beli masyarakat.
Dengan demikian, kehadiran GPM diharapkan mampu menjadi salah satu pengendali harga pangan di Kuansing, ketika harga mulai bergerak naik, pemerintah hadir untuk menjaga agar masyarakat tidak menjadi pihak yang paling terdampak.***(Jok)