
Riauterkini-BATANG PRANAP- Dalam rangka peningkatan kewaspadaan dan antisisapi Kebakaran Hutan dan Lahan, PT Rimba Lazuardi (RLZ) taja pelatihan dan pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA) di Desa Peladangan, Kecamatan Batang Pranap, Kabupaten Indragiri Hulu.
Acara tersebut dilaksanakan di Balai Desa Peladangan pada Jumat (11/9).
Kepala Desa Peladangan Septian Eko Prastiyo, menyambut baik inisiasi dan peran aktif PT Rimba Lazuardi dalam merangkul masyarakat Peladangan untuk bersama-sama mencegah dan mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan.
Pelatihan ini sangat bermanfaat kepada masyarakat karena selain menambah pengetahuan terkait pemadaman, masyarakat juga dibekali pengetahuan cara mencegah terjadinya Karhutla.
Brigadir Anggi Mayrian Nasution, Bhabinkamtibmas Peladangan dalam kesempatan tersebut memberikan himbauan kepada seluruh lapisan masyarakat yang hadir agar dapat menjaga lingkungannya terhindar dari Karhutla. Anggi mengajak masyarakat untuk dapat saling mengingatkan dan mensosialisasikan kepada tetangga, keluarga dan orang-orang sekitar agar tidak melakukan pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara membakar. Aktivitas membuka lahan dengan cara membakar dan menyebabkan Karhutla dapat diancam diancam hukuman penjara.
Selain memberikan teori didalam ruangan, pelatihan ini juga mengenalkan peralatan dan cara penggunaannya. Tidak sampai disitu, peserta kemudian diajak untuk melakukan simulasi pemadaman di lapangan.
Sudiarto Silitonga, Komandan Regu Fire Fighter PT Rimba Lazaurdi memastikan seluruh anggota MPA memahmi dan mengerti tahapan-tahapan dalam pemadaman dan cara penggunaan peralatan dengan baik dan aman.
Sementara itu Rendi Valentino, Humas PT RLZ menyampaikan bahwa pelatihan dan pembentukan MPA ini adalah bagian dari upaya perusahaan untuk berperan aktif dalam menjaga areal konsesi dan desa-desa di sekitar perusahaan agar terbebas dari Kebakaran Hutan dan Lahan.
Karhurla merupakan musuh kita bersama. Untuk mewujudkannya diperlukan kolaborasi lintas sektor. Oleh karena itu, perusahaan merangkul masyarakat di desa sekitar oprasional untuk bersama-sama menjaga lingkungannya agar terbebas dari Karhutla, khususnya pada saat kemarau panjang saat ini.
Selain pelatihan di Peladangan, PT RLZ juga telah melakukan kegiatan pelatihan dan pembentukan MPA di Desa Pucuk Rantau dan Muara Petai pada 28 Agustus lalu, kata Rendi diakhir penjelasannya.***(rls)
Teks fotoSudiarto Silitonga mengenalkan peralatan dan cara penggunaannya kepada anggota MPA Peladangan (11/9).