Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 23
 
 
KPU Riau dan Unri Dorong Pendidikan Pemilih yang Adaptif untuk Generasi Z



Riauterkini-PEKANBARU — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau bersama Tim Peneliti Universitas Riau melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Optimalisasi Pendidikan Pemilih Guna Mengembangkan Partisipasi Politik Generasi Z di Provinsi Riau, Senin (31/8/2026), di Aula Lantai 2 Kantor KPU Provinsi Riau.

Kegiatan diikuti Anggota KPU Provinsi Riau Nugroho Noto Susanto, Nahrawi, dan Supriyanto, pejabat struktural serta staf Sekretariat KPU Provinsi Riau yang membidangi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi dan Hubungan Masyarakat. Turut hadir mahasiswa magang dari beberapa universitas di Pekanbaru sebagai representasi Generasi Z.

FGD menjadi ruang bertukar gagasan antara KPU Provinsi Riau dan Tim Peneliti Universitas Riau yang terdiri dari Dr. Hambali, M.Si, Dr. Hariyanti, M.Pd dan Hamdi Abdullah Hasibuan, M.Pd dalam mengembangkan pendidikan pemilih yang lebih sesuai dengan karakteristik generasi muda, khususnya Generasi Z.

Ketua Tim Peneliti Universitas Riau, Dr. Hambali, M.Si., menyampaikan bahwa pendidikan pemilih perlu diarahkan tidak sekadar memberikan pengetahuan mengenai pemilu, tetapi membangun Generasi Z sebagai subjek demokrasi.

“Pendidikan pemilih tidak cukup hanya memberikan pengetahuan tentang pemilu. Kita perlu mendorong transformasi Generasi Z dari penerima informasi menjadi subjek demokrasi yang memiliki pengetahuan, kesadaran kritis, keterampilan, pengalaman, dan kapasitas untuk berpartisipasi secara aktif, bertanggung jawab, serta berkelanjutan,” ujar Hambali.

“Media sosial merupakan ruang publik yang sangat dekat dengan Generasi Z. Tantangannya adalah bagaimana ruang tersebut tidak hanya menjadi tempat menerima informasi yang viral, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai ruang belajar, berdiskusi, berdeliberasi, dan mengembangkan keterampilan berdemokrasi,” lanjutnya.

Anggota KPU Provinsi Riau, Nugroho Noto Susanto, yang merupakan Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Hubungan Masyarakat dan SDM mengatakan kondisi tersebut menjadi tantangan bagi penyelenggara pemilu untuk menghadirkan pendidikan pemilih yang lebih relevan dengan karakter generasi muda.

Menurutnya, pendidikan pemilih perlu diarahkan untuk membangun generasi muda yang tidak hanya menggunakan hak pilih, tetapi juga memiliki pemahaman dan keterampilan dalam kehidupan demokrasi.

“Yang ingin kita bangun bukan sekadar pemilih yang datang ke TPS, tetapi generasi muda yang memahami demokrasi, kritis terhadap informasi politik, mampu menyampaikan pendapat, menghargai perbedaan, dan mau terlibat dalam kehidupan demokrasi secara berkelanjutan,” lanjutnya.

Konsep yang ditawarkan dalam penelitian adalah Pendidikan Pemilih Integrated, yang dibangun melalui lima prinsip utama, yaitu integratif, kolaboratif, komprehensif, berkelanjutan, dan digitalisasi. Pendidikan pemilih dapat diintegrasikan melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila maupun kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertema suara demokrasi atau kegiatan kokurikuler.

Dalam konsep Pendidikan Pemilih Integrated, metode yang dapat digunakan antara lain diskusi kelompok, role playing, case study, project based learning, dan simulasi. Media pembelajaran juga dapat dikembangkan melalui gamifikasi, kartu prapemilih cerdas, puzzle kepemiluan, serta pemanfaatan media sosial.

Berdasarkan penelitian, political engagement Generasi Z di media sosial cukup aktif, namun partisipasi politik masih menghadapi persoalan seperti informasi yang cenderung dipilih berdasarkan viralitas, literasi politik yang belum optimal, serta keterampilan berdemokrasi yang masih perlu diperkuat.

Melalui FGD ini, KPU Provinsi Riau bersama Tim Peneliti Universitas Riau mendorong pengembangan pendidikan pemilih yang tidak berhenti pada tahapan pemilu. Pendidikan pemilih diharapkan menjadi proses berkelanjutan untuk membangun generasi muda yang melek politik, kritis, memiliki keterampilan berdemokrasi, dan mampu berpartisipasi secara aktif serta bertanggung jawab.

Konsep Pendidikan Pemilih Integrated pada akhirnya diarahkan untuk mentransformasikan Generasi Z dari penerima informasi menjadi subjek demokrasi yang memiliki pengetahuan, kesadaran kritis, keterampilan, pengalaman, dan kapasitas untuk berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi, baik secara elektoral maupun non-elektoral.***(rls)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Selasa, 06 Oktober 2026

Semakin Memperluas Jaringan di Sumatera, Dealer ke 51 Geely Hadir di Pekanbaru

Semakin Memperluas Jaringan di Sumatera, Dealer ke 51 Geely Hadir di Pekanbaru.

Galeri
Minggu, 25 Oktober 2026

Raih Summa Cumlaude, Rika Gunawan Puncaki Wisuda XXXI Umri Sebagai Lulusan Terbaik

Raih Summa Cumlaude, Rika Gunawan Puncaki Wisuda ke XXXI Umri Sebagai Lulusan Terbaik

Advertorial
Jumat, 18 September 2026

Dampingi Kapolda Riau dan Pangdam TT, Bupati Inhu Tinjau Lokasi Karhutla

Bupati Inhu menerima menerima kunjungan Kapolda dan Pandang Tuanku Tambusai. Mendampingi meninjau kebakaran lahan.

Advertorial
Kamis, 10 September 2026

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School.

Galeri
Rabu, 19 Agustus 2026

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Advertorial
Minggu, 06 September 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026.

Berita Lainnya

Jumat, 23 Oktober 2026

Kronologi Adik Bunuh Kakak Kandung Dipicu Warisan di Ukui, Pelalawan


Jumat, 23 Oktober 2026

Prabowo Apresiasi Capaian TPAKD, Siapkan Pembiayaan Rp400 Triliun untuk Rakyat


Jumat, 23 Oktober 2026

Kepala SDN 019 Air Hitam Apresiasi Gerak Cepat Kominfoss, Harapan Internet Masuk Sekolah Kian Terbuka


Kamis, 22 Oktober 2026

BREAKING NEWS: Adik Kandung Bacok Kakak Hingga Tewas di Ukui Pelalawan


Kamis, 22 Oktober 2026

Tiga Terdakwa Korupsi Pupuk Subsidi Pelalawan Dituntut hingga 7,5 Tahun


Kamis, 22 Oktober 2026

Lagi, 2 Kilogram Sabu dan 284 Catridge Etomidate Diamankan Polisi di Pekanbaru


Kamis, 22 Oktober 2026

Ungkap Mafia BBM, Polres Inhu Amankan 440 Liter Bio Solar Subsidi


Kamis, 22 Oktober 2026

Aksi Panggung The Changcuters Meriahkan Perayaan Anniversary ke-21 Mal SKA Pekanbaru


Kamis, 22 Oktober 2026

Hari Santri Nasional 2026 di Pelalawan Khidmat, Kapolres: Santri Penjaga Moral Bangsa


Kamis, 22 Oktober 2026

Rekor Jumlah Terbanyak Sepanjang Sejarah, 1.351 Lulusan Umri Dikukuhkan pada Wisuda XXXI


Kamis, 22 Oktober 2026

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Sabet Silver Award dan Special Award di Taiwan Innotech Expo 2026


Kamis, 22 Oktober 2026

Kunjungi Ponpes Darel Hikmah Pekanbaru, Muhaimin Iskandar Ajak Santri Jadi Pemersatu Bangsa


Kamis, 22 Oktober 2026

Kisah Petugas Pemadam Karhutla Nyaris Lewatkan Kelahiran Anak Pertamanya


Kamis, 22 Oktober 2026

Cegah Stunting Sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan, Dinkes Bengkalis Ajak Keluarga Peduli Gizi Anak


Kamis, 22 Oktober 2026

Satres Narkoba Polres Rohil Tangkap Tiga Tersangka dan Amankan 49,5 Gram Sabu


Kamis, 22 Oktober 2026

Cegah Karhutla, Kompol Ali Azar Kerahkan Personel Polsek Tanah Putih Sosialisasi ke Masyarakat


Kamis, 22 Oktober 2026

Kunjungan ke Lokasi PM-AAS Teberau Panjang, Pemkab Kuansing Prioritaskan Penanganan Kekeringan dan Keterbatasan Alsintan


Rabu, 21 Oktober 2026

Berkah Sampah di Area Minyak Mentah


Rabu, 21 Oktober 2026

Tingkatkan Keselamatan Transportasi, Satlantas Polres Inhu Gelar Ramp Check


Rabu, 21 Oktober 2026

Polisi Amankan Pria 41 Tahun dalam Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Bawah Umur