Riauterkini-PELALAWAN — Komisi I DPRD Kabupaten Pelalawan mengapresiasi langkah anggota DPRD Provinsi Riau dari Fraksi PDI Perjuangan, Sella Pitaloka, yang memperjuangkan pembangunan unit sekolah baru (USB) SMA atau SMK di Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan.
Ketua Komisi I DPRD Pelalawan, Carles, mengatakan dukungan Sella Pitaloka yang juga duduk di Komisi V DPRD Riau terhadap pembangunan sekolah tersebut patut diapresiasi. Menurut dia, upaya mempertanyakan alokasi anggaran pendidikan untuk Kabupaten Pelalawan pada 2027 menunjukkan kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan anak-anak di daerah itu.
"Ketegasan Sella Pitaloka yang mempertanyakan alokasi anggaran 2027 untuk pembangunan sekolah di Kabupaten Pelalawan, salah satunya di Desa Kemang, kepada Disdik Riau patut diapresiasi sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan anak-anak negeri Pelalawan," kata Carles, Rabu (26/8/2026).
Carles mengatakan masyarakat melalui Pemerintah Desa Kemang telah menyiapkan lahan hibah seluas 2 hektare. Lahan tersebut diajukan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Riau agar dapat dimanfaatkan untuk pembangunan USB SMA maupun SMK.
Menurut dia, pembangunan sekolah baru di wilayah tersebut sudah mendesak karena masih banyak calon peserta didik yang tidak tertampung di sekolah negeri setiap tahun.
"Masyarakat melalui Pemerintah Desa Kemang terdapat lahan hibah seluas 2 hektare yang diajukan ke Dinas Pendidikan Provinsi Riau untuk dibangunkan Unit Sekolah Baru (USB) SMA ataupun SMK yang sangat mendesak," ujarnya.
Carles menilai lokasi lahan tersebut cukup strategis karena berada di pinggir jalan lintas dan hanya berjarak sekitar 15 kilometer dari ibu kota Kabupaten Pelalawan, Pangkalan Kerinci.
Ia mengatakan keberadaan sekolah baru di Desa Kemang nantinya dapat menjadi salah satu alternatif bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri di Pangkalan Kerinci maupun wilayah kecamatan lainnya.
"Posisi lahan sangat strategis, tepat berada di pinggir jalan lintas, hanya berjarak 15 kilometer dari Ibu Kota Pangkalan Kerinci. Siswa yang tak tertampung di Pangkalan Kerinci atau kecamatan lainnya bisa diarahkan ke sekolah di Kemang nantinya," kata dia.
Carles, yang merupakan putra asli Desa Kemang, mengatakan hibah lahan dari masyarakat merupakan bentuk kepedulian warga terhadap keberlanjutan pendidikan generasi muda Pelalawan.
Menurut dia, persoalan keterbatasan daya tampung sekolah negeri masih muncul setiap penerimaan peserta didik baru. Karena itu, pembangunan sekolah baru dinilai menjadi kebutuhan yang perlu segera ditindaklanjuti pemerintah provinsi.
"Setiap tahun saat penerimaan siswa baru selalu ada permasalahan, masih banyak anak yang tak tertampung di sekolah negeri. Ada niat baik warga menghibahkan lahan ke desa, kemudian nantinya Pemerintah Desa akan menyerahkan ke provinsi untuk dibangunkan sekolah SMA atau SMK," ujarnya.
Komisi I DPRD Pelalawan, kata Carles, siap mendukung perjuangan Sella Pitaloka agar pembangunan USB di Desa Kemang dapat direalisasikan.
"Kami siap bantu dan support jika dibutuhkan. Sehingga Dinas Pendidikan Provinsi Riau dapat memasukkan anggaran 2027 dan memprioritaskan pembangunan SMA di Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan," kata Carles.***(ang)