Riauterkini-SIAK – Kepolisian Resor (Polres) Siak akhirnya angkat bicara terkait isu hangat yang beredar luas di media massa dan media sosial mengenai dugaan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Siak, Jumat (10/7/2026).
Oknum pejabat tersebut santer dikabarkan terjaring operasi kepolisian terkait dugaan pemerasan terhadap kontraktor proyek.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar melalui Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Dr. Raja Kosmos Parmulais, Sabtu (11/7/26), mengimbau seluruh pihak untuk memberikan waktu kepada penyidik yang saat ini tengah bekerja melakukan pendalaman di lapangan.
"Terkait informasi yang beredar di media dan medsos mengenai dugaan OTT Kadishub Siak, kami memohon waktu. Sementara ini kami masih melakukan pendalaman penyidikan," ujar AKP Dr. Raja Kosmos dalam keterangan tertulisnya.
Ia menegaskan, Polres Siak berkomitmen untuk bersikap transparan dan profesional dalam menangani perkara ini.
Pihak kepolisian juga berjanji, akan segera menyampaikan perkembangan kasus tersebut secara resmi kepada publik dalam waktu dekat.
"Akan dilakukan rilis secepatnya. Kami memohon dukungan dan kerja sama dari rekan-rekan media sekalian," tambahnya, setelah sebelumnya sempat memberikan respons singkat "Sabar dulu" saat dikonfirmasi awak media pada Jumat malam.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, publik Kabupaten Siak sebelumnya dihebohkan dengan kabar penangkapan salah seorang pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak. Oknum tersebut diduga melakukan aksi pemerasan terhadap pihak rekanan atau kontraktor.
Peristiwa tersebut disinyalir bermula ketika pihak rekanan melakukan pencairan uang muka atas sebuah proyek di dinas terkait.
Setelah proses administrasi pencairan selesai, pihak rekanan kabarnya mendatangi kediaman pejabat tersebut untuk menyerahkan sejumlah uang yang diduga sebagai bagian dari hasil pencairan modal awal proyek.
Namun, pergerakan tersebut rupanya telah terendus radar kepolisian. Anggota Polres Siak yang disinyalir telah melakukan pengintaian langsung bergerak cepat mengamankan sang pejabat beserta pihak rekanan di lokasi, untuk kemudian dibawa ke Markas Polres (Mapolres) Siak guna menjalani pemeriksaan intensif.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lapangan di wilayah Ibu Kota Kabupaten Siak tetap aman dan kondusif. Belum ada respons resmi dari pihak eksekutif Pemkab Siak mengenai status hukum oknum pejabat yang bersangkutan.
Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi lebih jauh sebelum adanya pers rilis resmi lanjutan dari Polres Siak guna memastikan akurasi informasi yang beredar. ***(Adji)