Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Seorang Suami Berjibaku Melawan Buaya Saat Istrinya Diseret ke Tengah Sungai

Riauterkini - PEKANBARU - Seorang nenek bernama Salasiah (65) menjadi korban serangan buaya saat sedang mencuci di sungai belakang rumahnya, Parit Ogok, Kelurahan Sungai Dusun, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu (17/1/26) sore.

Peristiwa mencekam itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, korban tengah beraktivitas di tepi sungai. Tanpa diduga, seekor buaya muncul dan langsung menerkam tangan kiri korban.

Kejadian ini disaksikan suaminya yang saat itu juga sedang mandi di tepian aliran sungai. Pekikan pun pecah untuk meminta pertolongan warga. Korban sempat diseret oleh hewan buas itu ke tengah sungai.

Suami korban yang sigap langsung terjun memberikan pertolongan. Sejumlah warga di sekitaran sungai yang juga biasa mandi di bantaran sungai sore itu turut memberikan pertolongan, berjibaku melawan buaya yang terus menggigit korban.

Saat korban sempat diraih dan berhasil memeluknya, suaminya pun langsung melawan dengan cara menendang buaya. Usaha perlawanan seadanya juga dilakukan warga yang menolong.

“Korban dipeluk oleh suaminya sambil menendang buaya tersebut. Beberapa warga yang kebetulan hendak mandi ikut membantu hingga korban berhasil ditarik ke darat,” kata Antoni, warga setempat yang menyaksikan kejadian tersebut.

Perlawanan melawan hewan ampibi itu pun membuahkan hasil. Setelah buaya melepaskan gigitanya lalu menghilang, korban pun dengan cepat berhasil dibawa ke darat.

Tak lama berselang, korban pun dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan untuk mendapatkan perawatan medis intensif akibat luka serius yang dialaminya. Diketahui dari kejadian naas tersebut tulang lengan korban mengalami patah akibat gigitan buaya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Junaidy membenarkan kejadian tersebut. Sejumlah personel DPKP juga sudah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk menyisir buaya tersebut.

"Kita sudah menerima laporan, anggota kita sebanyak empat orang juga langsung bergerak menyisir ke lokasi mencari buaya yang telah menerkan warga," kata Junaidy. Ahad (18/1/26).

Tim DPKP Inhil yang sudah terlatih menangani buaya mulai bergerak pada pukul 16.30 WIB. Kemudian tiba di lokasi pada pukul 17.15 WIB. Petugas langsung melakukan penyisiran sungai untuk mencari buaya tersebut.

Penyisiran dilakukan hingga pukul 19.05 WIB, namun buaya belum ditemukan. Diperkirakan buaya menyerang nenek terrsebut memiliki panjang sekitar tiga meter.

"Kami mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di perairan. Jika ada melihat segera laporkan, petugas kami akan menangkap hewan tersebut," ungkap Junaidy lagi. ***(mok)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Rabu, 11 Pebruari 2026

Menumbuhkan Kehidupan Kembali: Langkah PHR Memulihkan Fungsi Tanah di Bumi Riau

PHR konsisten memulihkan fungsi tanah di Riau. Dalam rangka menumbuhkan kembali kehidupan.

Galeri
Rabu, 11 Pebruari 2026

Polisi Periksa 33 Saksi Kasus Pembunuhan Gajah di Ukui, Pelalawan

Pembunuhan gajah dan dugaan pencurian gadingnya diselidiki Polda Riau. 33 saksi telah diperiksa.

Advertorial
Selasa, 03 Pebruari 2026

Sinergi Bagi Negeri, Capella Group Kembali Gelar Donor Darah

Kepedulian dalam Sinergi Bagi Negeri kembali digelar. Berupa bakti sosial donor darah Capella Group.

Advertorial
Kamis, 22 Januari 2026

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat dan Potensi Lokal di Pelalawan

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat Berbasis Pemberdayaan Potensi Lokal di Kabupaten Pelalawan.

Galeri
Jumat, 28 Nopember 2025

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Advertorial
Senin, 19 Januari 2026

Touring Bersama New PCX 160, Betah dan Nyaman Tanpa Khawatir Merasa Lelah

Komunitas New PCX 160 Pekanbaru gelar touring bersama. Perjalanan panjang menjadi nyaman dan tanpa kelelahan.

Berita Lainnya

Kamis, 05 Maret 2026

Perdana, Magister Ilmu Lingkungan Unilak Meluluskan Mahasiswa Non-Tesis melalui Publikasi Ilmiah


Kamis, 05 Maret 2026

Aparat Kepolisian Gerak Cepat Membantu Pemadaman Kebakaran di Concong Luar, Inhil


Kamis, 05 Maret 2026

Pekerja di Kuansing Menemukan Kerangka Manusia Saat Bersihkan Semak


Kamis, 05 Maret 2026

Menkopolkam Tegaskan Tanggulangi Karhutla Butuh Kolaboratif Semua Pihak


Kamis, 05 Maret 2026

RAPP Tegaskan Komitmen Dukung Pencegahan Karhutla di Riau


Kamis, 05 Maret 2026

Bupati Kuansing Hadiri Apel Nasional Kesiapsiagaan Karhutla


Kamis, 05 Maret 2026

Menkopolkam Pimpin Apel Siaga Karhutla Nasional di Riau


Kamis, 05 Maret 2026

Berantas Peredaran Perusak Otak, Polres Bengkalis Ringkus Dua Pengedar di Mandau


Kamis, 05 Maret 2026

Wali Kota dan BRK Syariah Serahkan Bantuan di Masjid Al Hidayah Tanjung Pinang


Kamis, 05 Maret 2026

Lewat Program JALUR, Polsek Tanah Putih Perkuat Pelayanan dan Kepedulian Masyarakat Pesisir Sungai Rokan


Rabu, 04 Maret 2026

Sudah Lima Daerah di Riau Tetapkan Status Siaga Karhutla


Rabu, 04 Maret 2026

Patroli Sore Hari, Polsek Ukui Berikan Rasa Aman bagi Warga Pasar Ramadhan


Rabu, 04 Maret 2026

Polsek Gaung Ungkap Kasus Dugaan Tindak Pidana Pornografi di Desa Belantaraya


Rabu, 04 Maret 2026

Dibuka Paksa Warga, Bupati Kuansing Ancam Batalkan Pembangunan Jembatan Sungai Lintang Sentajo


Rabu, 04 Maret 2026

Magang Kerja PHR Batch 8: Putra-Putri Riau Siap Taklukkan Tantangan Profesional


Rabu, 04 Maret 2026

RKPD 2027, Wabup Siak Bahas Lima Program Prioritas Pembangunan


Rabu, 04 Maret 2026

Wali Kota Pekanbaru Terbitkan Dua Surat Edaran Seruan Doa Untuk Kedamaian Dunia


Rabu, 04 Maret 2026

RKPD 2027, Wabup Siak Bahas Lima Program Prioritas Pembangunan


Rabu, 04 Maret 2026

Ruas Jalan Provinsi Teluk Kuantan - Cerenti Mulai Diperbaiki


Rabu, 04 Maret 2026

Belasan Paket Perusak Otak Disita, Polisi Ringkus Pengedar dan Pengguna di Batsol Bengkalis