Kamis, 25 Nopember 2021 15:05

DLHK Riau dan NGO Tata Kawasan Gambut Semenanjung Kampar

Kawasan gambut Semenjung Kampar terus jadi perhatian. DLHK Riau bersama NGO bersinergi kembali menata kawasan termasuk wilayah Pelalawan dan Siak itu.

Riauterkini - PEKANBARU - Kawasan Semenanjung Kampar dikenal memiliki gambut dalam. Penyelamatan kawasan yang masuk dalam wilayah Pelalawan dan Siak ini menjadi tanggung jawab bersama.

Tidak hanya pemerintah, dunia usaha. Tetapi juga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau Non-Governmental Organization (NGO) bergerak bidang lingkungan termasuk masyarakat.

"Semua pihak. Tidak juga hanya NGO saja. Baik dari pusat, daerah dan media yang perlu sekali dilibatkan," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau, Mamun Murod, Kamis (25/11/21).

Karena itu, perlu upaya-upaya sinergitas berbagai pihak untuk menjaga gambut. Kombinasi bersama dalam pengelolaan kawasan gambut tersebut, tidak menimbulkan kehancuran atau keliru dalam menata kelolanya.

Yakni dengan menciptakan hutan lestari dan masyarakat sejahtera, melalui mekanisme Perhutanan Sosial (PS) di dua Desa yakni, Desa Dayun dan Desa Dosal.

"Ini akan mendorong masyarakat di dua desa itu, menjadi sejahtera. Yang pada akhirnya, masyarakat tidak akan masuk lagi ke hutan, yang seyogianya memang harus dijaga dan dipertahankan dengan baik," terangnya.

Murod memaparkan, salah satu NGO yang berkenan ikut menata Semenanjung Kampar yakni Yayasan Elang telah menyampaikannya langsung ke DLHK Riau. Bahkan Yayasan Elang yang sumber dananya dari luar negeri ini telah memaparkan rencana strategis dalam pengelolaan Semenanjung Kampar.

"Karena bagaimanapun juga kita memerlukan dukungan dari NGO. Tidak bisa kita bekerja sendiri. Karena persoalan hutan ini sangat kompleks," tegasnya.

Pihaknya bersama Yayasan Elang yang dipimpin Janes, tahap awal ini telah menyusun skenario dalam penyelamatan Semenanjung Kampar ini. Sehingga upaya pelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat sekitarnya dapat terwujud.***(mok)

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang