Rabu, 24 Nopember 2021 14:46

Penambangan Pasir, DPRD Bengkalis Dengar Pendapat Mahasiswa Rupat

Adanya persoalan izin penambangan pasir di Pulau Rupat. Lintas Komisi DPRD Bengkalis dengar pendapat dengan pelajar dan mahasiswa Rupat.

Riauterkini-BENGKALIS- Lintas Komisi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis menggelar pertemuan dengar pendapat membahas persoalan perizinan penambangan pasir di Kecamatan Rupat dengan mahasiswa mengatasnamakan diri dari Himpunan dan Pelajar Mahasiswa Rupat (HPMR), Selasa (23/11/21) kemarin.

Wakil Ketua DPRD Bengkalis Syahrial, S.T, M.Si menyampaikan melalui pertemuan tersebut diharapkan solusi dan dapat membantu masyarakat penambang pasir di Pulau Rupat demi kepentingan bersama.

"Sebagaimana yang kita ketahui, sampai saat ini penambang pasir yang ada di Pulau Rupat belum ada izinnya, jadi ini merupakan tanggung jawab sebagai pemerintah, agar bisa membantu masyarakat," ujar Syahrial.

Disamping itu, DPRD Bengkalis juga akan mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis bekerja sama dengan Komisi I, II, III dan IV dilakukan pendampingan proses perizinan penambang pasir.

"Untuk ke tahap selanjutnya, sampai selesai dan mengatur langkah yang akan ditempuh agar bisa dilaksanakan secepat mungkin terkait perizinan penambangan pasir," ucapnya.

Sementara it, Ketua Komisi III H. Adri menyebutkan, bahwa ini merupakan tugas anggota dewan untuk mendampingi dalam mencari solusi perizinan penambangan pasir ditingkat provinsi agar mendapat tindak lanjutnya.

"Saya berharap, kepada pemerintah untuk lebih tegas, karena sudah banyak masyarakat yang terancam, dan ada juga yang sedang menjalani hukuman," katanya.

"Jangan habis sampai di pertemuan ini, dan harus ada titik terang demi memperjuangkan hak masyarakat penambang pasir Rupat, dan supaya bisa cepat mendapat izinnya," sambung Anggota DPRD Bengkalis, Zamzami Harun.***(dik/rls)



 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang