Senin, 25 Oktober 2021 17:14

86 Kasus HIV Terdeteksi di Inhu

Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Propinsi Riau gelar audiensi dengan Bupati Inhu. Dilaporkan ada 86 kasus HIV di Negeri Bersejarah.

Riauterkini-RENGAT-Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) mendeteksi adanya HIV di Inhu, dimana terdapat 86 kasus HIV yang terdeteksi dengan kasus terbanyak di Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida, Inhu. Hal ini terungkap dalam audensi Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Propinsi Riau dengan Bupati Inhu.

"Saat ini di Indragiri Hulu terdapat 86 kasus HIV yang terdeteksi dengan kasus terbanyak di Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida dan di kabupaten Indragiri Hulu juga terdapat lima Puskesmas yang memberikan pelayanan Tes VCT gratis," ujar Elis Julinarti Kadiskes Inhu dalam audensi Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Propinsi Riau dengan Bupati Inhu.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Indragiri Hulu Rezita Meylani Yopi mengaku prihatin dengan kasus HIV/AIDS yang ada di Inhu dan mendukung Program yang dilakukan Komisi Penanggulangan AIDS Propinsi Riau untuk mencegah dan menanggulangi penularan HIV/AIDS di Provinsi Riau khususnya Kabupaten Inhu.

Sementara itu, Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Riau, dr Sri Suryaningsih bersama pengelola program, Helmi Yardi yang bersilaturahmi dengan Bupati Indragiri hulu, Rezita Meylani Yopi, Senin (25/10/21) diruang kerjanya menjelaskan mengenai virus HIV/AIDS.

"HIV/AIDS paling banyak diderita oleh ibu rumah tangga karena prilaku seksual pasangannya. Oleh karena itu banyak program yang sudah dijalankan oleh KPA Riau seperti pemeriksaan HIV/AIDS melalui VCT yang rutin dilakukan dan melakukan sosialisasi mengenai virus tersebut," ungkap dr Sri Suryaningsih Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Riau.

Di akhir kunjungan, Sri Suryaningsih meminta kepada Bupati Rezita yang didampingi kepala Dinas Kesehatan Inhu, Elis Julinarti dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Inhu, Jawalter Situmorang, untuk membantu pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang beresiko tertular HIV/AIDS untuk jangan takut memeriksakan diri ke Puskesmas agar cepat ditanggulangi dan dicegah penularannya. * (guh)

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang