Kamis, 21 Oktober 2021 22:51

Melampaui Target, 1348 Warga Kabupaten Pelalawan Terima Vaksin Dosis Pertama

Hari ketiga Serbuan Vaksin Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI di Kabupaten Pelalawan, Riau, sebanyak 1348 warga mendapatkan vaksinasi Astrazeneca dosis pertama. Melampaui target.

RIAUTERKINI-PELALAWAN-Hari ketiga Serbuan Vaksin Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI di Kabupaten Pelalawan, Kamis (21/10/21), sebanyak 1348 warga mendapatkan vaksinasi Astrazeneca dosis pertama. Melampaui target seribu vaksin perhari.

Kegiatan ini dilaksanakan atas kerja sama BAIS TNI dengan dengan Pemkab Pelalawan, PT. RAPP dan Tanoto Foundation terhadap masyarakat Kabupaten Pelalawan dalam rangka meningkatkan cakupan vaksinasi di daerah itu.

Pada hari ketiga ini, vaksinasi dilakukan di empat titik, yaitu Kantor Camat Pangkalan Kerinci, Kantor Lurah Kerinci Timur, Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Bandar Seikijang, dan Puskesmas Langgam.

Seperti sebelumnya, kegiatan dimulai dengan pendaftaran dan screening, dilanjutkan dengan pengisian formulir vaksinasi, pengecekan suhu tubuh, pemeriksaan tensi dan wawancara komorbid peserta.

Setelah positif peserta layak mendapatkan vaksin, barulah proses penyuntikan dilakukan. Setelah itu, peserta akan diobservasi selama tiga puluh menit dan kemudian mendapatkan sertifikat.

Salah seorang peserta vaksinasi massal ini, Lina (45) bersyukur acara itu digelar di daerahnya, yaitu di Sekijang. "Iya, untung diadakan di sini, sehingga saya tak perlu jauh-jauh pergi untuk divaksin," katanya.

Peserta lainnya, Yanti (52) datang ke lokasi vaksin sendirian. Saat ditanya, apakah tidak ada anggota keluarganya yang ikut, ia mengatakan, "Semua sudah divaksin, tinggal saya dan anak sulung yang belum. Ini karena saya sempat kena Covid beberapa waktu yang lalu. Makanya baru sekarang saya bisa ikut vaksin. Sementara anak saya sedang hamil, jadi belum bisa."

Ia mengimbau warga yang belum divaksin untuk segera melindungi diri dari virus tersebut. "Percaya sama saya, gak enak rasanya kalau sakit itu. Makan gak enak, tidur gak enak, batuk parah sampai sakit tenggorokan," katanya.

Dari laporan panitia diketahui bahwa terdapat 39 warga yang gagal divaksin para hari itu, karena berbagai alasan, seperti tensi tinggi, sedang hamil, dan lain sebagainya.****(yan)

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang