Rabu, 20 Oktober 2021 20:01

Akses Tertutup, Crane PT Adhy Karya Amblas di Jalan Payung Sekaki

Alat berat crane proyek IPAL milik PT Adhy Karya amblas di jalan pemukiman warga. Sudah 3 hari alat berat perusahaan menutup akses Jalan Payung Sekaki, Pekanbaru.

Riauterkini-PEKANBARU-Warga Rejosari, Pekanbaru keluhkan proyek Instalasi Pengolahaan Air Limbah (IPAL) PT Adhy Karya merusak jalan. Alat berat perusahaan amblas dan sudah 3 hari belum juga beranjak dari jalan yang sering dilalui warga.

"Sudah 3 hari alat berat crane itu amblas di tengah jalan kami. Kami jadi sulit beraktivitas sehingga harus mencari jalan lain yang jauh ditempuh," ujar Ketua Karang Taruna Kelurahan Rejosari Widde Munadir Rosa, Rabu (20/10).

Widde juga mengeluhkan aktivitas PT Adhy Karya yang tidak berkomunikasi dengan pemerintahan bawah seperti Ketua RT, RW dan Karang Taruna pemuda setempat. Hingga akhirnya, alat berat kontraktor plat merah itu karam di tengah jalan.

Proses masuknya alat berat untuk proyek IPAL juga dinilai tidak memenuhi Standard Operating Procedure (SOP) dan terkesan ceroboh. Alat berat seharusnya diturunkan di lokasi tujuan, namun alat berat yang datang hari Minggu (17/10) itu diturunkan di tengah jalan Karya Bakti, dan dijalankan manual melewati Jalan Payung Sekaki.

"Kondisi cuaca yang memasuki musim hujan dan jalan yang labil menyebabkan alat berat amblas dan menutupi jalan Payung Sekaki. Sehingga kendaraan baik roda dua dan roda empat memasuki hari ke tiga, tidak bisa melewati akses ini menuju Rusunawa," kata Widde.

Sementara warga mengatakan sejak alat berat melewati jalan Payung Sekaki, berdampak rumah warga menjadi retak - retak. Widde juga mengeluhkan tidam adanya pihak terkait melakukan pengecekan.

Sementara itu, Manager PT Adhy Karya belum bisa dihubungi hingga berita ini ditulis.***

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang