Selasa, 19 Oktober 2021 21:01

BAIS TNI Sediakan 10 Ribu Dosis,
805 Warga Kabupaten Pelalawan Divaksin Massal di Hari Pertama

Sebanyak 805 warga Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau mendapatkan Vaksin Astrazeneca dosis pertama yang disediakan BAIS TNI. Kegiatan ini diselenggarakan di titik berbeda dan berjalan sukses.

Riauterkini-PANGKALAN KERINCI-Badan Intelijen Strategis (Bais) Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyediakan 10 ribu dosis vaksin Astrazeneca untuk warga Kabupaten Pelalawan.

Vaksinasi pada hari pertama, Selasa (19/10/21) dilaksanakan di tiga titik, yaitu di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kelurahan Kerinci Timur dan Koramil Langgam. Berdasarkan laporan panitia, dilakukan vaksin terhadap 805 warga di tiga titik itu.

Salah seorang peserta Aisyah mengatakan, dia bersedia ikut vaksin karena memang sudah menunggu kesempatan itu. Apalagi sebagian besar anggota keluarga dan temannya sudah mendapatkan vaksin.

"Tinggal saya yang belum. Jadi karena sekarang ada, saya beranikan ikut," katanya.

Aisyah datang bersama sejumlah tetangganya ke lokasi acara. Rata-rata mereka bersedia divaksin karena kesadaran pentingnya hal ini dilakukan untuk mencegah diri terserang virus tersebut.

"Biar sakit sedikit, asal tak terkena sakit yang lebih lama dan berat," lanjut Aisyah.

Sementara peserta lainnya, Indra, mengatakan ia mengikuti vaksin itu karena anjuran pemerintah dan kesadaran sendiri. "Selain itu, untuk memudahkan saya bepergian. Kalau belum divaksin, agak susah untuk pergi kemana-mana," katanya.

Salah seorang panitia penyelenggara dari BAIS TNI mengaku sangat senang melihat antusias warga terhadap kegiatan itu. "Alhamdulillah, sambutan masyarakat cukup antusias. Tanda semakin sadar pentingnya vaksin untuk memutus penyebaran virus ini," katanya.

BAIS TNI bekerja sama dengan Pemkab Pelalawan, PT RAPP dan Tanoto Foundation untuk menyelenggarakan vaksinasi massal ini. Pelaksanaan vaksinasi ini dilakukan di lokasi yang cukup luas sehingga protokol kesehatan dapat diterapkan dengan baik. Karena lokasi yang cukup luas, para peserta dapat duduk dengan jarak aman dengan peserta lainnya.

Kategori peserta vaksin adalah petugas publik, lansia dan masyarakat umum. Dari jumlah calon peserta yang ikut, terdapat beberapa orang yang ditunda pelaksanaan vaksinnya karena alasan kesehatan. ***(yan)

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang