Jum’at, 15 Oktober 2021 22:00

Gagal Jadi Balon Kades, Seorang Warga Inhu Ancam Gagalkan Pilkades Sei Akar

Seorang warga Sungai Akar nekat berbicara akan menggagalkan Pilkades serentak di kampungnya 27 Oktober 2021 nanti. diketahui ia Balon Kades yang gagal menjadi calon.

Riauterkini-RENGAT-Setelah gagal menjadi Bakal Calon (Balon) dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) yang akan digelar secara serentak pada 27 Oktober 2021 nanti, seorang warga Inhu mengancam akan gagalkan Pilkades di desanya. Ancaman tersebut dilakukan melalui surat yang dikirimkan kepada instansi penegak hukum dan instansi lainya yang ada di Inhu.

Ancaman untuk menggagalkan Pilkades di Desa Sungai Akar Kecamatan Batang Gansal, Inhu pada gelaran Pilkades Serentak dengan cara menahan kotak suara ini disampaikan Bahrum Sitio (53) warga Sungai Akar, Inhu dihadapan awak media Jumat (15/10/21) di Pematang Reba.

"Aksi yang akan saya lakukan ini sudah saya beritahukan melalui surat kepada Kapolres Inhu, Dandim Inhu, Kejaksaan Inhu, Pengadilan Negri Rengat, Bupati Inhu, Inspektorat, Dinas PMD, Bagian Hukum, Komisi III DPRD Inhu, Camat Batang Gansal, Kapolsek Batang Cenaku dan Pjs kepala Desa Sungai Akar," ujarnya.

Rencana aksi menggagalkan Pilkades Sungai Akar dengan menahan kotak suara pada hari pelaksanaan Pilkades serentak itu, dilakukannya untuk mencari keadilan setelah dirinya merasa diperlakukan tidak adil saat mengikuti proses pencalonan Balon Kades Sungai Akar. Dimana dirinya digugurkan hingga tidak bisa mengikuti Pilkades tersebut.

"Aksi ini nantinya saya lakukan untuk mencari keadilan, setelah upaya saya mencari keadilan tidak ditanggapi dengan melaporkan adanya dugaan kecurangan dalam proses penyeleksian bakal calon Kades itu. Mestinya laporan saya ditanggapi baik surat ke Dinas PMD maupun Inspektorat, namun sampai saat ini saya tak pernah mendapat jawaban. Untuk itu saya akan bertindak dengan menahan kotak suara di hari H," ungkapnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas PMD Inhu melalui Kabid pemerintahan Desa Yenni Elita, membenarkan tentang adanya surat dari Warga Sungai Akar bernama Bahrum Sitio. Namun pihaknya belum membahas surat tersebut, karena tahapan Pilkades di Desa Sungai Akar sudah sesuai ketentuan.

"Belum kami bahas, karena Pj Kadis PMD tidak berada ditempat dan sedang diluar kota. Sepengetahuan saya, tahapan Pilkades itu sudah sesuai ketentuan," jelasnya.

Sementara itu dihubungi terpisah, Kapolres Inhu AKBP.Bachtiar Alponso kepada riauterkinicom melalui selulernya, Jumat (15/10/21) menegaskan pihaknya akan menindak tegas siapa saja yang akan berupaya menggagalkan pelaksanaan Pilkades serentak di Inhu.

"Siapa saja yang berlawanan dengan hukum dalam pelaksanaan Pilkades serentak itu, akan saya tindak tegas. Saya juga sudah instruksikan kepada Kasat Reskrim untuk turun kelapangan cek seperti apa kebenaranya. Kalau ternyata proses itu sudah benar dan dia tetap ngotot ya kita tindak tegas, yang penting kita cek dulu kebenaranya," tegas Kapolres Inhu AKBP.Bachtiar Alponso. * (guh)

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang