Jum’at, 1 Oktober 2021 13:25

Musrenbang RPJMD 2021-2026, Merajut Keterpaduan untuk Masyarakat Inhu Lebih Sejahtera

Digelar Musrembang RPJMD 2021-2026. Langkah merajut keterpaduan menuju Inhu lebih sejahtera.

Riauterkini-RENGAT-Mengusung Visi Merajut Keterpaduan Untuk Masyarakat Inhu Lebih Sejahtera dalam Rencana Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tahun 2021-2026, Rezita Meylani Yopi Bupati Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) mengajak semua stakeholder untuk dapat memperkuat koordinasi antar perangkat daerah dalam proses perencanaan agar terbangun sinergitas.

"Visi tersebut merupakan kondisi ideal yang ingin kita capai dan kita wujudkan bersama selama lima tahun kedepan. Untuk itu kepada seluruh perangkat daerah, agar dapat menjabarkan Visi dan Misi Kabupaten Indragiri Hulu tahun 2021-2026 dengan sebaik-baiknya, dengan cara menyusun tujuan dan sasaran perangkat daerah. Program prioritas dan indikator kinerja yang terukur dan terkait langsung dengan pencapaian Visi Misi dan penyelesaian permasalahan daerah," ujar Rezita Meylani Yopi Bupati Inhu dalam Musrenbang RPJMD 2021-2026, Kamis (30/9/21) di Aula Kantor Bappeda Inhu.

Dalam mewujudkan Visi Merajut Keterpaduan Untuk Masyarakat Inhu Lebih Sejahtera, ada delapan misi yang akan dilaksanakan yaitu, satu mewujudkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing melalui peningkatan kualitas pendidikan masyarakat dan kesetaraan gender. Serta peningkatan kualitas kepemudaan melalui pemberdayaan pemuda.

Dua, peningkatan pendapatan pelaku sektor pertanian yang diarahkan untuk meningkatkan pendapatan pelaku sektor pertanian melalui peningkatan produktifitas kegiatan pertanian.

Tiga, pemantapan infrastruktur yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur melalui peningkatan kualitas infrastruktur jalan, peningkatan pelayanan transportasi, peningkatan kualitas lingkungan perumahan dan permukiman, peningkatan kualitas bangunan gedung pemerintah serta dengan peningkatan infrastruktur pengelolaan sumber daya air.

Empat, pemantapan pemberdayaan ekonomi kreatif yang diarahkan untuk meningkatkan perkembangan ekonomi kreatif dan pariwisata, melalui peningkatan pertumbuhan pelaku usaha ekonomi kreatif, peningkatan kunjungan wisatawan serta peningkatan pelestarian dan pengembangan kekayaan budaya. Pengelolaan sumber daya alam yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan hidup dan pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan kemandirian ekonomi.

Lima, peningkatan kualitas air, udara dan tutupan lahan, peningkatan pengelolaan penanganan bencana dan peningkatan pengelolaan persampahan.

Enam, peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat yang diarahkan untuk meningkatkan layanan kesehatan yang berkualitas melalui peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Tujuh, tata kelola pemerintahan yang melayani yang diarahkan untuk meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang bersih, transparan dan akuntabel melalui peningkatan akuntabilitas kinerja dan keuangan daerah serta kualitas pelayanan publik.

Delapan, pemantapan keharmonisan keanekaragaman suku, agama dan antar golongan yang diarahkan untuk meningkatkan keharmonisan suku, agama dan antar golongan melalui peningkatan kerukunan masyarakat, pembinaan terhadap rumah ibadah, peningkatan pembauran umat dan peningkatan peran nilai-nilai budaya dalam kehidupan masyarakat.

Musrenbang RPJMD sebagai salah satu tahapan yang harus dilaksanakan dalam rangka penyusunan rencana pembangunan jangka menengah daerah tahun 2021-2026, untuk itu kepada seluruh peserta Musrenbang RPJMD agar berkontribusi dalam memberikan masukan dan saran yang positif dan konstruktif sebagai dasar dalam proses penyempurnaan rancangan RPJMD menjadi rancangan akhir RPJMD yang selanjutnya akan dilakukan penyampaian dan pembahasan Ranperda RPJMD tahun 2021-2026 ke DPRD sebelum dilakukan evaluasi oleh Gubernur.

"Dinamika pembangunan yang terus berubah dengan cepat menyebabkan tantangan pembangunan daerah juga semakin tinggi, memperkuat koordinasi antar perangkat daerah dalam proses perencanaan agar terbangun sinergitas perlu dilakukan mengingat, peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah, pengembangan sumber daya manusia, pengembangan usaha ekonomi lokal, peningkatan pembangunan infrastruktur, penurunan kemiskinan dan pengangguran serta tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel menjadi fokus utama pembangunan lima tahun kedepan yang dituangkan dalam Visi Misi Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2021-2026 agar Merajut Keterpaduan Untuk Masyarakat Inhu Lebih Sejahtera dapat terwujud," tegasnya.

Sebagai mitra strategis, DPRD Kabupaten Indragiri Hulu mendukung penuh apa yang menjadi Visi dan Misi Bupati Indragiri Hulu, sepanjang itu sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat. Demikian ditegaskan Elda Suhanura Ketua DPRD Kabupaten Indragiri Hulu dalam Musrenbang RPJMD 2021-2026 tersebut.

"Pada prinsipnya DPRD Kabupaten Indragiri Hulu mendukung penuh apa yang menjadi Visi dan Misi Bupati Kabupaten Indragiri Hulu sepanjang itu sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat. Kita juga mendukung Visi Misi Bupati, karena kita paham itulah janji politik Bupati ketika berkampanye, janji-janji ini harus ditunaikan. Dukungan DPRD Inhu untuk itu saya rasa tidak ada masalah," tegasnya.

Untuk itu dalam isu-isu strategis daerah maupun nasional, DPRD Inhu meminta dalam RPJMD itu sektor kesehatan menjadi prioritas, karena Presiden Jokowi sudah komitmen dan konsen bahwa kesehatan dan pemulihan ekonomi adalah prinsip utama serta keselamatan nyawa manusia adalah hukum tertinggi.

"Di kesehatan ini yang paling penting adalah soal pelayanan dan infrastruktur sarana dan prasarananya, misalnya ketersedian ruang rawat inap yang cukup dan sebagainya. Begitu juga fasilitas Puskesmasnya, setidaknya dari 14 Kecamatan ada 10 Puskesmas dan kalau bisa tuntas satu tiap Kecamatan dan yang paling penting tujuan utamanya. Memperpendek rentang kendali dan memperpendek jarak masyarakat ke Puskesmas, contohnya Puskesmas Polak Pisang yang direlokasi ke Bongkal Malang. Dengan infrastruktur tersebut mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya dibidang kesehatan," urainya.

Demikian juga untuk pemulihan ekonomi, pemulihan ekonomi itu bermuatan banyak seperti UMKM, usaha Mikro Makro dan lainya yang semua itu berawal dari berbagai sektor, dengan kata lain UMKM itu menimbulkan efek domino atau multi player efek terhadap usaha-usaha sekitar.

"Kedepan kalau tidak ada halangan ada tiga pintu tol di Inhu yaitu ruas tol Rengat-Jambi, Rengat-Damasraya dan Rengat-Pekanbaru, ekses positif ini harus kita manfaatkan untuk pengembangan dan pemulihan ekonomi dengan membuka UMKM baru, membantu UMKM yang sudah ada dan usaha-usaha kecil lainya. Ini yang harus kita fokuskan," urainya.

Sektor pendidikan juga tidak kalah pentingnya dengan sektor lainya, untuk itu pendidikan ini selain tanggung jawab Kabupaten juga menjadi tanggung jawab Propinsi, seperti untuk SMP kebawah menjadi tanggung jawab Kabupaten sementara untuk SMA menjadi tanggung jawab Propinsi. Namun demikian kewenangan dapat saling berbagi untuk saling melengkapi.

Isu infrastruktur juga menjadi hal yang paling menarik dalam RPJMD ini, karena sama-sama diketahui hampir semua ruas jalan besar baik jalan Kabupaten, jalan Propinsi maupun jalan Nasional kondisinya rusak sedang dan berat.

"Masyarakat tidak mau tau apa ini jalan Propinsi atau jalan Nasional, mereka taunya jalan Kabupaten. Untuk itu kita perlu upaya-upaya keras dalam rangka memaksimalkan perawatan dan pembangunan jalan tersebut meskipun kewenangannya tidak ada di kita, tapi lokusnya ada di kita, tentunya kita harus maksimal berupaya dengan cara-cara yang tentunya sudah kita maklumi bersama. Jika itu kewenangan Propinsi selain ke Gubernur tentu kita juga bersinergi dengan anggota DPRD Propinsi Dapil Inhu-Kuansing, karena mereka memiliki kewenangan fungsi anggaran. Hari ini Ketua DPRD Propinsi Riau adalah putra Inhu kelahiran Airmolek, Pak Yulisman. Tentu kita harus berupaya, kami dengan sektor kami akan berupaya pendekatan jalur kepartaian, begitu juga teman-teman partai lainya. Begitu juga untuk jalan Nasional kita juga harus memanfaatkan anggota DPR-RI Dapil Riau atau Riau Dua, harus kita loby," jelasnya. *** (guh/ADV Kominfo Inhu)

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang