Selasa, 28 September 2021 13:33

Ditolak Dewan, Pemprov Riau Ngotot Tambah Modal PT Jamkrida Rp25 Miliar

Meskipun dapat penolakan wakil rakyat, Pemprov Riau tetap tambah modal Rp25 miliar untuk PT Jamkrida.

Riauterkini-PEKANBARU-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau ngotot tetap mengalokasikan dana penyertaan modal kepada PT Jamkrida Rp25 miliar. Alasanya PT Jamkrida harus memiliki ekuitas paling sedikit Rp50 miliar, sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 2/POJK. 5/2017 tentang Penyelenggaraan Usaha Lembaga Penjamin.

Ngototnya Pemprov Riau tercermin dari Jawaban Pemprov Riau yang dibacakan Wakil Gubernur Edy Natar Nasution Selasa (27/9/21) di ruang sidang utama DPRD Riau terkait Pandangan Umum Fraksi terhadap Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan APBD 2021.

“Terkait pembiayaan penyertaan modal daerah kepada BUMD yang dialokasikan pada PT Jamkrida sebesar Rp25 miliar merupakan kebutuhan untuk memenuhi rasio kecukupan modal PT Jamkrida,” kata Edy Natar membacakan jawaban yang terkesan tetap ngotot menganggarkan.

Dia menyebut, sebagaimana diatur dalam pasal 31 ayat 2 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 2/POJK. 5/2017 tentang Penyelenggaraan Usaha Lembaga Penjamin disebutkan bahwa perusahan penjaminan atau perusahaan penjaminan syariah lingkup provinsi wajib memiliki ekuitas paling sedikit sebesar Rp50 miliar dalam jangka waktu paling lama 5 tahun setelah memperoleh izin usaha.

“Dan untuk saat ini PT Jamkrida Riau baru mampu memenuhi ekuitas sebesar Rp25 miliar. Hal ini sekaligus menjawab pertanyaan Fraksi Gabungan PPP Nasdem Hanura,” tambahnya tanpa ada kata mundur sedikitpun meski sudah diganjal sejumlah fraksi.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, Rp25 miliar penyertaan modal PT Jamkrida diganjal DPRD Riau sesuai link berita berikut, https://riauterkini.com/politik.php?arr=1510546&judul=Rp25-Miliar-Penyertaan-Modal-PT-Jamkrida-Diganjal-DPRD-Riau, namun ganjalan itu malah dilindas.*(nop)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang