Senin, 27 September 2021 15:33

Empat Poin Penting Putusan Rapimwil PPP Riau

DPW PPP sudah menggelar Rapimwil. Ada empat putusan penting wajib dijalankan jika PPP ingin menang.

Riauterkini - PEKANBARU - Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) PPP Provinsi Riau keluarkan empat putusan penting. Keempat putusan itu dianggap penting dilaksanakan jika partai berlambang kabah itu ingin bangkit dan siap 'tempur' pada 2024 nanti.

Rapimwil sendiri dilaksanakan di Hotel Pangeran Pekanbaru kemarin dan dibuka oleh Sekrtetaris Jenderal PPP Arwani Thomafi, secara virtual.

"Ada beberapa keputusan penting dari hasil Rapimwil PPP Riau. Ini penting untuk dilaksanakan dalam menghadapi pesta demokrasi 2024," kata Juru Bicara DPW PPP Riau, Zulkarnain Kadir, Senin (27/9/21).

Ada pun keempat putusan tersebut, yakni pertama penataan kelembagaan partai, baik ditingkat DPW, DPC, PAC dan anak ranting partai serta badan otonom partai yang dinaungi partai. Kedua, kerja elektoral partai sudah harus dimulai diseluruh kepengurusan.

Ketiga kegiatan partai fokus untuk Pemilu serta keempat, ada media centre untuk memperkuat publikasi, maupun media sosial.

"Ketua menyampaikan, dari sekarang kerja - kerja elektoral partai sudah di mulai baik tingkat provinsi sampai ke bawah.  Waktu kita singkat dan kita juga bergerak nanti berdasar survei yang kita adakan, agar kerja partai betul betul fokus untuk Pemilu, Pilpres dan Pilkada," ujar Zulkadir.

Rapimwil dipimpin oleh Ketua DPW PPP Riau, Dr Syamsurizal didampinggi sekretaris. Kemudian dihadiri pimpinan dan sekretaris DPC se Riau termasuk seluruh pengurus harian DPW PPP Riau.

Ketua DPW PPP Riau dalam arahannya meminta, semua kader PPP berperan untuk membangkitkan citra partai. Karena itu, kesungguhan seluruh kader sangat diharapkan, tak hanya ditingkat provinsi tapi juga kabupaten kota hingga kecamatan.

Selain itu, ada laporan setiap DPC - DPC dari hasil Pemilu 2019, Pilkada Kabupaten Kota se Riau dan laporan perkembangan partai baik terkini mau pun untuk 2024 nanti.

Seperti laporan terkait daftar Calon Legislatif (Caleg) Pemilu 2024. Persiapan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) dan penetapan jadwal muscab PPP se Riau, serta  saran dan masukan untuk DPW PPP kedepan.

Dalam laporan DPC se Riau, pada dasarnya, sambung Zulkadir, semua melaporkan hasil pemilu 2019, kenapa kalah dan menang, juga tentang Pilkada bupati /walikota 2020, kenapa calon dari PPP menang atau pun kalah, serta laporan perkembangan partai saat ini dan akan datang. Hasil laporan DPC se Riau ini nanti akan di  bedah di DPW, apa penyebabnya dan apa solusi nya kedepan.

Terkair pendaftaran Caleg untuk 2024, pada dasarnya semua DPC sudah mengirimkannya, terutama untuk angggota fraksi PPP di kab /kota. Ada pun kekurangannya akan di susul secepatnya.

"Mengenai Muscab DPC se Riau, akan di lakukan pada bulan Oktober dan selesai pada akhir oktober juga.  Waktu Muscab, DPW PPP Riau akan menyusunnya dengan ber koordinasi dengan DPC," ujarnya.

Lebih jauh, Zulkadir mengatakan, dalam penutupan Rapim, Syamsurizal berpesan bahwa PPP harus sudah bergerak mulai dari saat ini,  tidak ada lagi main - main yang tidak perlu. Harus fokus, serius dan saling berkoordinasi.

Zulkadir mengatakan, tidak ada yang tidak mungkin jika saling bekerja sama, dan punya niat yang sama, tidak ada lagi pecah belah di tubuh partai, karena bersatu saja belum tercapai visi misi yang baik apa lagi pecah belah.

"Terutama dalam Muscab, silahkan mau maju  calon ketua partai tapi utamakan lah bertanding secara sehat, damai dan musyawarah mufakat di utamakan, serta adu visi dan misi yang baik untuk besarnya PPP kedepan. Ketu juga  mengingatkan  kepada anggota fraksi PPP di provinsi, dan kab / kota,  bekerjalah sesuai  aturan jangan sampai memalukan partai, kader dan lainnya, apa lagi sampai terlibat kasus korupsi, karena ini akan menurunkan suara partai kedepan. Berjuang lah di fraksi untuk kepentingan daerah, rakyat dan visi misi partai," tutup ZK.***(mok)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang