Ahad, 26 September 2021 18:30

Tiga Ketua Fraksi DPRD Riau Telat,
Pandangan Umum Fraksi Terhadap Perubahan APBD 2021 Sempat Terganggu

DPRD Riau gelar paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi terhadap Ranperda Perubahan APBD 2021. Rapat sempat terganggu karena tika ketua fraksi lambat hadir.

Riauterkini-PEKANBARU-Tiga Ketua Fraksi DPRD Riau telat dalam Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah Perubahan APBD 2021. Akibatnya rapat paripurna sempat terganggu.

Kondisi itu terjadi, Minggu (26/9/21) mulai pukul 14.38 WIB, di ruang rapat utama DPRD Riau, Ketua DPRD Riau, Yulisman didampingi dua wakil ketua (secara fisik, red) dan Gubernur Riau, Syamsuar (secara fisik, red) menyatakan, dari 64 anggota dewan, yang hadir secara fisik maupun virtual, 37 orang.

Ganggun paripurna itu bermula ketika Ketua DPRD Yulisman melemparkan pertanyaan apakah pandangan umum fraksi ini dibacakan atau diserahkan kepada pimpinan?, dia minta usulan.

Fraksi Partai Golkar memberikan usulan pertama, disusul Fraksi Gerindra, Iput, yang menyatakan mengingat waktu, pandangan umum fraksi diserahkan saja.

Bebeda dengan dengan dua fraksi sebelumnya, Ade Hartati Rahmat, Sekretaris Fraksi PAN langsung menyela, menyatakan, kalau fraksi di DPRD Riau ada Fraksi Golkar, PDI Perjuangan, Demokrat, Gerindra, PAN, PKS, PKB dan Gabungan PPP Nasdem Hanura, tiga fraksi tidak hadir sama sekali.

Padahal, agenda sidang menurutnya menyampaikan pandangan umum fraksi, Ade minta kepada pimpinan sidang, Yulisman untuk memberikan penjelasan dulu sebelum dilanjutkan rapat paripurna itu.

Mendengar selaan Ade, Ketua DPRD Riau, Yulisman langsung memerintahkan Sekwan untuk mencek posisi tiga ketua fraksi yang belum hadir tersebut, maka pihak sekwan sibuk menelpon.

Sembari mengecek, Yulisman meminta waktu sebentar, dia mengklaim karena tadi sudah mengkonfirmasi, semua yang belum hadir itu sedang menuju kantor DPRD dan ada yang hadir secara virtual.

“Sudah dikonfirmasi oleh sekretariat, tiga-tiganya berada menuju kesini, PKS sudah di fraksi, PKB yang dihadirkan, Pak Dani, lagi otw, Pak Sugeng juga sedang menuju ke gedung DPRD, ini semua sudah terkonfirmasi kepada mereka-mereka, PDI P Pak Poti yang langsung tadi ya, bagaimana Buk Ade?,” jelas Yulisman juga sambil memberikan pertanyaan kepada Ade Hartati.

Lalu Ade Hartati meminta pimpinan sudang untuk melanjutkan paripurna, namun dia punya usul kalau pandangan umum itu sebaiknya dibacakan.

“Usulan saya, bagaimana kalau pandangan umum ini tetap dibacakan, karena dibatasi waktu, mengingat penyampaian ini bagian tidak terpisahkan dari yang harus diketahui masyarakat dalam penyusunan APBD P,” tegas Ade membela rakyat.

Mendengar usulan Ade, Ketua DPRD Yulisman langsung menyatakan mereka setuju kalau pandangan umum fraksi untuk dibacakan tapi dengan syarat batasan waktu paling lama tiga menit saja.

Sementara itu, meski sempat terganggu yang bersifat molor saja, paripurna itu kambali dilanjutkan.*(nop)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang