Sabtu, 18 September 2021 15:10

Tertib Prokes, Jamaah Perempuan Masjid Ikhlas Paripurna LBT Hadiri Wirid Perdana

Antusias kaum ibu tak dapat ditutupi saat menghadiri wirid perdana di Masjid Ikhlas Paripurna, Labuh Baru Timur, Pekanbaru, pasca dihentikan lebih dari setahun karena virus. Meski demikian, semua tetap taat protokol kesehatan.

Riauterkini-PEKANBARU-Setelah setahun lebih ditiadakan, akhirnya Jumat (17/9/21) kemarin wirid dua pekanan di Masjid Paripurna Ikhlas di Jalan Ikhlas Labuh Baru Timur, Pekanbaru, kembali digelar. Kaum ibu tampak antusias, walau tetap taat protokol kesehatan.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Khairuddin mengatakan bahwa pandemi ini memberi banyak hikmah bagi kita. Kini semakin banyak orang yang kembali ke Al Quran dan Hadits Nabi Muhammaad SAW, khususnya tentang hal-hal yang berkaitan dengan kebersihan dan kesehatan.

"Walaupun kini banyak yang berubah dari pola hidup kita, namun tetap ada hikmah yang bisa kita petik. Ada yang sudah mendahului kita, ada pula yang hingga hari ini masih belum berani keluar rumah," katanya.

Dijelaskannya, wawasan kebersihan dalam Islam sesungguhnya melampaui standar WHO. Ada banyak sunnah Nabi dalam kehidupan sehari-hari yang terbukti mampu mencegah berbagai hal buruk. Misalnya saja kebiasaan mencuci tangan saat bangun tidur, lalu beristinjak dan berwudhu. Di antara gerakan wudhu yang dilakukan adalah memasukkan air ke hidung dan menghirupnya hingga terasa sakit. Cara ini terbukti ampuh membersihkan hidung dari berbagai kotoran dan juga membuat kita lebih terjaga dari virus.

Demikian pula halnya dengan berkumur dan menggosok gigi, juga mengandung banyak pelajaran dan manfaat bagi kesehatan tubuh.

Wirid ini diikuti sedikitnya 40-an jamaah. Menurut Yanti, salah seorang jamaah, itu belum jumlah seluruhnya jamaah yang mencapai seratusan orang lebih. Dikatakannya juga, undangan disebar melalui grup whatsapp dua hari sebelum acara. Undangan itu dengan segera mendapat sambutan antusias dari jamaah yang memang sudah rindu untuk berkumpul kembali di masjid.

Sementara itu, dari arah lantai dua masjid, terdengar ramai suara anak-anak riuh sedang mengaji. Masjid yang setahun lebih ini sunyi karena pandemi, kini mulai semarak lagi.

"Kita dianjurkan untuk mendengarkan pendapat orang yang ahli di bidangnya. Terkait Covid ini, wajar kita khawatir tertular, tapi tentu kita perlu melakukan ikhtiar. Karena itu, ikutilah saran dari ahlinya, seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak dengan orang lain. Jangan berkerumun dan kurangi keluar rumah kalau tak perlu betul," kata ustadz lagi.

Wirid itu berakhir sekira pukul setengah enam sore dan jamaah membubarkan diri dengan wajah bahagia.***(yan)

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang