Sabtu, 18 September 2021 09:05

Kasus Covid-19 di Inhu Mulai Menurun

Masih berstatus level tiga, namun angka penyebaran Covid-19 Inhu sudah menurun. Salah satu indikatornya, turunnya angka kematian akibat virus ini.

Riauterkini-RENGAT-Walau masih berstatus PPKM Level Tiga, namun kasus Covid-19 di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) mulai menurun. Indikasi ini terlihat dari mulai menurun nya angka kematian dan jumlah yang terpapar serta turun nya angka Bed Occupancy Rate (BOR) di RSUD Indrasari Rengat.

Mulai menurun nya kasus Covid-19 di Inhu dengan turunya beberapa indikator seperti, turunnya angka kematian dan jumlah yang terpapar serta turun nya angka Bed Occupancy Rate (BOR) di RSUD Indrasari Rengat. Dibenarkan oleh Hendrizal Sekretaris Satgas Covid-19 Inhu yang juga menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Inhu, kepada riauterkinicom Jumat (17/9/21) melalui selulernya.

"Sesuai dengan hasil assesment dari Kemenkes, kita masih PPKM level tiga dan juga sesuai Imendagri 41, harapan kita Covid19 di inhu yang mulai menurun ini dapat terus menurun. Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," ujarnya.

Dihubungi terpisah Elis Julinarti Kadiskes Inhu juga membenarkan menurunnya kasus Covid-19 di Inhu, hal ini terlihat dari indikator-indikator yang ada seperti tingkat kasus konfirmasi, tingkat kasus rawat rumah sakit, tingkat kasus kematian dan indikator lainya. Bahkan untuk hari ini Jumat 17 September 2021 tidak ada penambahan kasus.

"Memang secara kasus menurun kalau dilihat indikator kasus net, tingkat kasus konfirmasi, tingkat kasus rawat rumah sakit berarti kan satu, kalau satu itukan rendah demikian juga indikator lainya. Intinya pada hari ini tidak ada penambahan kasus," tegasnya.

Dari indikator asesmen situasi per tanggal 15 Sepetember 2021 Kabupaten Inhu berada pada urutan ke enam, dengan tingkat kasus konfirmasi satu, tingkat pasien rawat rumah sakit satu, tingkat kematian dua, tingkat testing memadai dan tingkat tracing terbatas serta tingkat treatmen memadai. Ungkapnya.

Menurunya kasus Covid-19 di Inhu juga terlihat dari menurunya angka Bed Occupancy Rate (BOR) di RSUD Indrasari Rengat. Dimana pada hari ini 17 September 2021 BOR Isolasi di RSUD Indrasari Rengat hanya 22,22 persen, sementara BOR ICU hanya sebesar 25 persen sebagaimana disampaikan Sepriadi Plt Direktur RSUD Indrasari Rengat kepada riauterkinicom melalui selulernya.

"Untuk BOR Isolasi di RSUD Indrasari Rengat pada hari ini 17 September 2021 sebesar 22,22 persen, terjadi penurunan dibanding tanggal 15 September 2021 yang mencapai 26,67 persen. Bahkan pada 16 September 2021 BOR isolasi sempat turun mencapai 17,78 persen. Demikian juga untuk BOR ICU pada hari ini hanya 25 persen, sementara kemarin 75 persen dan pada tanggal 15 September 2021 hanya 25 persen," urainya.

Turunya BOR RSUD Indrasari Rengat juga terlihat dari data turunya jumlah pasien Covid-19, dimana pada hari ini jumlah pasien isolasi hanya sebanyak 10 pasien, kemarin delapan pasien dan pada tanggal 15 September 2021 sebanyak 12 pasien. Demikian juga untuk jumlah pasien ICU yang hanya satu pasien pada hari ini, tiga pasien pada hari kemarin dan satu pasien pada tanggal 15 September 2021.

"Total pasien isolasi dan ICU pada hari ini sebanyak 11 pasien, kemarin 11 pasien dan 13 pasien pada tanggal 15 September 2021. Untuk pasien suspek hari ini lima pasien, kemarin empat dan sebelumnya lima pasien, untuk pasien konfirmasi hari ini enam, kemarin tujuh dan sebelumnya delapan pasien. Total pasien dirawat pada hari ini sebanyak 11 pasien, kemarin juga 11 pasien dan sebelumnya sebanyak 13 pasien," jelasnya. * (guh)

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang