Selasa, 14 September 2021 16:17

Proyek Semenisasi Pokir DPRD Provinsi di Duri, Bengkalis Diduga Asal Jadi

Semenisasi Jalan Balam di Kelurahan Air Jamban, Duri, terkesan asal jadi. Padahal itu merupakan proyek dari pokir anggota DPRD Riau di daerah itu.

Riauterkini - DURI - Miris, itulah kiranya bahasa yang tepat ditujukan bagi pengerjaan proyek semenisasi Dinas Perkerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPRPKPP) Provinsi Riau, di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis, tampak jauh dari harapan. Pasalnya, proyek yang berasal dari Pokok pikiran (Pokir) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi itu terlihat dipenuhi retakan disejumlah sisi meski baru hitungan pekan usai dikerjakan.

Hal tersebut diungkapkan Sahdan, salah seorang pengendara yang melintas di Jalan Balam, RW 25 Kelurahan Air Jamban, Selasa (14/9/21). Menurutnya, kondisi jalan semenisasi sangat mencurigakan dikerjakan asal-asalan dan bahkan diduga irit bahan sebagaimana mestinya.

"Bagaimana jalan ini mau tahan lama kalau kondisinya seperti ini. Retakannya sangat banyak, padahal baru hitungan sepekan lebih," ungkapnya.

Bersamaan, salah seorang warga sekitar proyek semenisasi yang tak ingin identitasnya disebutkan saat ditemui mengaku baru tahu akan kondisi jalan yang diduga aspirasi salah seorang pimpinan wakil rakyat di parlemen Provinsi Riau itu. Menurutnya, wakil rakyat yang memiliki pokir ini mesti tahu kondisi sebenarnya di lapangan dikarenakan proyek ini aspirasi konstituennya.

"Melalui berita ini, harapan kami Pak Hardianto bisa turun kevlapangan. Apakah sesuai atau tidak dengan yang masyarakat harapkan, jangan terima berita asal bapak senang saja dari dinas terkait dan endingnya harus dilakukan pengecekan," pintanya.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Hardianto saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsAppnya, Selasa (14/9/21) membenarkan proyek semenisasi tersebut melalui usulan pokirnya namun dirinya juga mengatakan jika selanjutnya proyek itu di luar kapasitas dan kemampuannya.

"Kalau usulan dari saya, tapi terkait pelaksanaannya kan di luar kapasitas dan kemampuan saya. Teknis kan dinas terkait yang paham. Tapi saya sangat berterimakasih betul atas atensi dan pengawasan yang dilakukan. Semoga banyak warga kita yang peduli sehingga setiap pembangunan bisa dijaga agar tetap berjalan lancar dan tetap berkualitas. Terimakasih," ungkapnya.*(hen)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang