Selasa, 14 September 2021 15:09

Bahas Kelulusan PPPK, Komisi V DPRD Riau Raker dengan Disdik

Komisi V DPRD Riau melakukan rapat kerja dengan Disdik untuk membahasa kelulusan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja.

Riauterkini-PEKANBARU-Komisi V DPRD Riau rapat kerja (raker) dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau. Dalam raker dibahas tentang kelulusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) serta program kerja Disdik kedepan.

Informasi yang berhasil dirangkum dari laman facebook Humas DPRD Provinsi Riau, Rapat kerja di Ruang Rapat Komisi V, Selasa (13/9/21), dipimpin Ketua Komisi V Eddy Mohd Yatim, didampingi Sekretaris Komisi Sulastri serta anggota Sunaryo, Mira Roza, Zulkifli Indra dan Abu Khoiri.

Mira Roza menanyakan siapa penentu kelulusan PPPK, apakah dari pihak Dinas Pendidikan Provinsi Riau sedangkan Ketua Komisi Eddy Mohd Yatim menayakan program kerja Disdik Riau kedepan.

Atas sejumlah pertanyaan Dewan, Kadisdik Ria, Zul Ikram yang didampingi sejumlah jajaran menjawab bahwa kelulusan para PPPK tanpa ada campur tangan Disdik Riau.

"Perihal P3K tidak ada campur tangan dari Dinas Pendidikan karena tugas kita hanyalah menyediakan tempat dan mengorganisir kegiatan kompetensi ketika ujian online berlangsung," jawab Zul Ikram.

Sementara, terkait program kerja Disdik ke depan, Zul Ikram menjawab, kalau OPDnya akan melanjutkan kerja pada tahun-tahun sebelumnya.

"Ada beberapa hal yang menjadi pokok pembahasan yang nantinya akan dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Riau, yang pertama kita melanjutkan apa yang sudah kita kerjakan ditahun sebelumnya, yang kedua kami mencoba untuk melihat kebutuhan-kebutuhan pendapatan yang bertujuan untuk mencapai visi dan misi dibidang pendidikan," jawabnya.

Selanjutnya juga dibeberkan rencana penambahan sekolah baru dan ruang kelas.

"Terkait perihal beberapa perencanaan mulai dari penambahan sekolah baru untuk kabupaten/kota yaitu Pekanbaru serta beberapa usulan tempat dari Rokan Hulu, lalu berikutnya penambahan kelas baru, rehabilitasi ruang kelas untuk lokus-lokus yang benar-benar membutuhkan, lalu peningkatan kualitas sarana dan prasarana untuk beberapa sekolah di 12 titik kabupaten/kota," tutup Zul Ikram.*(nop)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang