Senin, 13 September 2021 16:58

Bupati Bengkalis Canangkan Gerakan Makan Pangan Lokal untuk Anak Sekolah 

Bupati Bengkalis Kasmarni mencanangkan gerakan makan pangan lokal untuk anak sekolah dan pusat edukasi pangan. Diharapkan memberikan edukasi kepada anak usia dini, sehat dan cerdas.

Riauterkini-BENGKALIS- Bupati Bengkalis Kasmarni secara resmi mencanangkan Gerakan Makan Pangan Lokal untuk Anak Sekolah, Senin (13/9/21) siang.

Kegiatan ditaja Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bengkalis di pusatkan di areal Kebun Edukasi Harapan Bersama atau Agrowisata Kelompok Tani Harapan Bersama Jalan Abu Bakar Desa Pasiran, Kecamatan Bantan.

Meskipun sempat gerimis kegiatan yang mengusung tema "kenalkan konsumsi pangan lokal beragam bergizi, seimbang dan aman dari usia dini untuk menurunkan angka stunting atau gagal tumbuh dan mewujudkan anak Indonesia yang sehat dan cerdas" berjalan cukup lancar dan bernuansa alam.

Kesempatan ini, Bupati Bengkalis Kasmarni mengharapkan dengan Kebun Edukasi menjadi contoh bagi desa-desa yang lain untuk membuat perkebunan khusus buah dan sayur mayur walaupun dengan biaya yang tidak besar.

Motivasi ini bisa berkembang sehingga seluruh desa di Kabupaten Bengkalis memiliki kebun buah dan sayuran yang bisa dikonsumsi masyarakat sekitar.

"Kami Pemkab Bengkalis siap memberikan dukungan kepada desa yang berminat untuk menyampaikan aspirasinya melalui dinas agar Kabupaten Bengkalis kedepan lebih baik," tegasnya.

Kasmarni juga mengajak kepada seluruh para orang tua, bersama-sama berupaya untuk mencegah stunting atau gagal tumbuh pada anak di Kabupaten Bengkalis.

Menganjurkan kepada para orang tua agar lebih cerdas dalam mengedukasi anak tentang mengonsumsi buah dan sayuran supaya anak-anak menyukainya.

"Tidak hanya sayuran itu utuh, tetapi bisa dikemas menjadi olahan-olahan yang menarik dan digemari oleh anak-anak tanpa mengetahui bahwa makanan itu adalah berbahan buah atau sayuran," imbaunya.

Sementara itu, Kepala DKP Bengkalis, H. Imam Hakim menjelaskan, program ini adalah upaya untuk mengedukasi masyarakat, anak sekolah agar mengonsumsi makanan itu secara beragam, bergizi, seimbang dan aman. Artinya, dari sisi jumlah berjenis pangan, gizinya tepat dan bahan aman bagi tubuh.

Pencanangan ini adalah merupakan tahap awal, obsesi bagi kelompok lahan untuk menjadikan areal perkebunan sebagai pusat edukasi bagi masyarakat, bagi pemuda-pemuda milenial,n cara bercocok tanam yang tepat dan bagi anak-anak sekolah untuk mengonsumsi buah dan sayur sesuai dengan yang dikehendaki oleh tubuh.

"Kedepannya, secara periodik kita akan mengundang anak-anak sekolah, masyarakat untuk bersama-sama belajar, baik tentang budidaya pertanian, perikanan sekaligus mengolah pangan lokal," ujarnya.

Imam juga berharap melalui adanya pusat edukasi ini, pemuda-pemuda milineal di wilayah sekitar bisa menyontoh dan mengembangkan lebih maju.

"Nanti tidak ada pemuda yang menganggur dan memiliki sumber ekonomi yang cerah kedepan," harapnya.

Kesempatan ini, Bupati Kasmarni sebagai Bunda PAUD Kabupaten Bengkalis menyambangi Pondok Taman Baca Family Farming bersama anak-anak PAUD.

Turut mendampingi, Wakil Bupati H. Bagus Santoso, Ketua TP PKK Kabupaten Bengkalis Siti Aisyah, jajaran Forkopimda serta pejabat teras di lingkungan Pemkab Bengkalis, Bupati Kasmarni meninjau bazar olahan pangan lokal, hingga menebar benih ikan.***(dik)



Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang