Ahad, 12 September 2021 16:17

UUS Bank Riau Kepri Raih Skor Tertinggi dalam Rating Institusi Keuangan Syariah 2021

UUS Bank Riau Kepri mendapatkan peringkat 'Excellent' pada riset BirI dengan skor tertinggi. Kemudian disusul peringkat kedua oleh UUS Bank Sinarmas.

Riauterkini-PEKANBARU - Pandemi Covid-19 yang melanda tanah air sejak Maret 2020 silam ini ternyata tidak begitu berpengaruh pada kinerja Bank Riau Kepri. Unit Usaha Syariah (UUS) milik Bank Pembangunan Daerah Riau dan Kepulauan Riau ini berhasil menjadi juara pada kelompok aset Rp 5 triliun sampai dengan di bawah Rp 10 triliun dalam rating institusi keuangan syariah versi Infobank tahun 2021.

Berdasarkan data Biro Riset Infobank (BirI), peringkat Sangat Bagus 'Excellent' yang diraih UUS Bank Riau Kepri ini dengan skor paling tinggi dengan total yaitu. 94,89. Kemudian disusul peringkat kedua oleh UUS Bank Sinarmas dan ketiga UUS Bank DKI. Serta masih ada tiga UUS Bank umum konvensional lainnya di Indonesia yang masuk kelompok aset Rp 5 triliun sampai dengan di bawah Rp 10 triliun ini.

Direktur Utama Bank Riau Kepri, Dr Andi Buchari mengatakan Pandemi Covid-19 memang ujian yang berat bagi dunia perbankan. Namun, berkat kerjasama yang baik dari seluruh insan Bank Riau Kepri, di 2020, UUS Bank Riau Kepri dapat mempertahankan kinerja yang sangat baik.

"Seluruh pos keuangan di UUS Bank Riau Kepri tumbuh positif dan tidak berpengaruh secara signifikan dari Pandemi Covid-19 ini. Pada kelompok aset Rp 5 triliun sampai dengan di bawah Rp 10 triliun, UUS Bank Riau Kepri berhasil meraih skor tertinggi yaitu 94,89," kata Andi Buchari, Sabtu (12/09/2021) pagi.

Masih berdasarkan data Biro Riset Infobank (BirI), kata Andi, tahun lalu UUS Bank Riau Kepri tumbuh 23,40 persen secara tahunan menjadi Rp 2,74 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat Rp 3,51 triliun atau tumbuh 57,41 persen.

"Pembiayaan dan DPK menopang pertumbuhan aset sebesar 68,77 persen menjadi Rp 5,08 triliun. Sehingga perolehan laba UUS Bank Riau Kepri meningkat signifikan yaitu 132,90 persen dari Rp39,46 miliar di 2019 menjadi Rp 91,89 miliar di 2020," kata Andi menjelaskan data riset BirI.

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang