Kamis, 22 Juli 2021 13:11

Berita dan Video,
Mantan Bupati Kuansing Ditetapkan jadi Tersangka Korupsi

Kejati Riau mengumumkan dugaan korupsi 6 kegiatan Sekdakab Kuansing. Mantan Bupati Mursini menjadi tersangka.

Riauterkini-PEKANBARU-Mantan Bupati di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) berinisial M (Mursini.red), ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Riau, Kamis (22/7/2021), dalam dugaan korupsi 6 kegiatan di Sekretariat Daerah (Setda) Kuansing, yang menimbulkan kerugian negara sebesar Rp10,4 miliar.

“Berdasarkan kesimpulan penyidik pada Kejati Riau, hari ini kami menetapkan tersangka atas nama dengan inisial M (terkait 6 kegiatan di Setda Kuansing),” kata Asintel Kejati Riau, Raharjo Budi Kisnanto kepada awak media di kantornya.

Menurut Penyidik, sebagaimana dijelaskan Raharjo, M ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan pengembangan fakta yang terungkap di persidangan, dan berdasarkan putusan pengadilan tindak pidana korupsi di Pengadilan Negeri Pekanbaru, terhadap terpidana Muharlius saat itu selaku pengguna anggaran, juga M Saleh (Kabag Umum merangkap pejabat pembuat komitmen/PPK), Verdi Ananta (bendahara pengeluaran), Heri Herlina dan Yuhasrizal (keduanya pejabat pelaksana teknis kegiatan/PPTK).

“Sebelumnya ada empat putusan pengadilan dalam perkara ini sudah memperoleh kekuatan hukum tetap dan telah dieksekusi,” tegas Raharjo.

M disangkakan dengan Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 3, jo Pasal 18 UU RI Nomor 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Saat dikonfirmasi M merupakan mantan Bupati Kuansing, Raharjo tidak menampiknya.

Sebagai data tambahan, enam kegiatan di Setda Kuansing yang dikorupsi itu adalah dialog dan audiensi dengan tokoh masyarakat, pimpinan dan anggota organisasi sosial dan masyarakat Rp7,2 miliar, penerimaan kunjungan kerja pejabat negara Rp1,2 miliar, rakor unsur Muspida Rp1,185 miliar, rakor pejabat Pemda Rp960 juta, kunjungan kerja atau inspeksi kepala daerah Rp725 juta, dan kegiatan penyediaan makan minum (rutin) sebesar Rp1,27 miliar.***(har)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang