Jum’at, 25 Juni 2021 10:57

Manjakan Pelanggan dengan Layanan, Jurus Jitu Kobeng Hadapi Pandemi

Kedai Kopi Bengkalis alias Kobeng punya jurus jitu bertahan di masa pendemi. Manjakan pelanggan dengan layanan terbaik.

Riauterkini - PEKANBARU - Kopi Bengkalis, salah satu gerai kopi lokal yang cukup masyhur di ibu kota Provinsi Riau, Kota Pekanbaru terus bergeliat di tengah badai pandemi Covid-19.

Mengusung Bengkalis, salah satu kabupaten di Riau, sebagai nama kebesaran, nyatanya Kedai Kopi yang awal berdiri berada di salah satu sudut Kota Pekanbaru itu terus berkembang. Lintas generasi menjadi segmen utama yang menjadikan kedai kopi khas Melayu menjadi pilihan.

Manager Kopi Bengkalis, Muhammad Halimi, di Pekanbaru, Jumat (25/06/21) mengatakan, saat ini terdapat dua gerai baru telah beroperasi dan siap melayani masyarakat. Gerai yang beralamat di Jalan Subrantas KM 11,5 Kota Pekanbaru tersebut telah beroperasi selama dua bulan terakhir. Selanjutnya Kopi Bengkalis juga membuka cabang baru di Jalan Ronggo Warsito Nomor 43 Gobah, Pekanbaru.

Kedua gerai itu melengkapi gerai utama yang beralamat di Soekarno Nomor 09 Pekanbaru dan telah beroperasi sejak November 2013 silam. Dengan demikian, kini hadir tiga gerai Kopi Bengkalis di Kota Pekanbaru.

"Alhamdulillah, sekarang kita memiliki tiga gerai untuk melayani para penikmat kopi dan masakan khas Melayu seperti lontong Bengkalis, mie rebus Bengkalis, mie sagu, sate kuah kacang Bengkalis, roti canai, sop ayam kampung," katanya.

Alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Riau itu mengakui badai pandemi yang melanda sejak tahun lalu berdampak cukup signifikan terhadap operasional Kopi Bengkalis yang menawarkan konsep kedai kopi dan makanan lokal khas Melayu dengan harga terjangkau tersebut.

Namun, manajemen Kobeng berusaha melakukan beragam terobosan hingga akhirnya tetap mampu bertahan dan kini justru melebarkan sayap usaha dengan tiga gerai tersedia.

"Memang tidak dapat dipungkiri semua jenis usaha saat ini terjadi penurunan omzet. Namun, kita tetap memiliki strategi untuk bertahan. Strategi yang utama di saat pandemi adalah mengedepankan protokol kesehatan," ujarnya.

Selanjutnya, dia juga menjelaskan bahwa service excellence menjadi modal utama, selain cita rasa yang terus dipertahankan. "Kemudian, kami mengusung keramahan khas budaya melayu kepada pelanggan. Kite selalu cakap Melayu dengan semue pelanggan. Strategi itu yang menjadi cara kami untuk terus bertahan dan berkembang," lanjutnya.

Kopi Bengkalis atau lebih dikenal dengan Kobeng merupakan kedai kopi yang digandrungi beragam kalangan. Perjalanan panjang kedai kopi itu diawali secara sederhana. Tidak ada mesin penggiling kopi otomatis layaknya kafe kenamaan.

Namun kini, setiap hari, ratusan cangkir kopi tersaji. Ratusan pinggan makanan olahan khas Riau seperti ubi, pisang goreng, roti sarikaya laris habis.

Tak hanya masyarakat, pejabat pemerintah mulai dari Bupati, Gubernur, hingga sejumlah tokoh nasional seperti Tifatul Sembiring, Cak Imin, Sandiaga Uno, Djarot Syaiful Hidayat pun pernah mampir dan terkesan dengan sajian Kopi Bengkalis.***(arl)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang