Selasa, 22 Juni 2021 19:04

Petugas Rutan Pekanbaru Gagalkan Penyeludupan Handhone Dalam Paket Makanan

Petugas gagalkan penyeludupan hanphone ke dalan Rutan. Barang terlarang itu ditemukan dalam paket makanan oleh petugas Rutan.

Riauterkini - PEKANBARU - Petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru Sialang Bungkuk Pekanbaru, kembali menggagalkan penyeludupan barang terlarang.

Satu unit handphone diseledupkan dalam paket makanan oleh seseorang yang ditujukan untuk salah satu warga binaan. Hal itu terkuak, pada Selasa (22/6/21) pukul 10.10 WIB, saat petugas melakukan penggeledahan.

"Hand phone ditemukan dalam kemasan makanan. Ini penyeledupan, karena hand phone salah satu benda yang tak boleh beredar di Rutan," kata Kepala Rutan Kelas I Pekanbaru, M Lukman.

Dijelaskan Kepala Rutan, kejadian bermula saat petugas, Christian Laoly dan M. Ilham menggeledah setiap barang yang memasuki Rutan melalui X-Ray. Setiap Selasa dan Jumat, Rutan Pekanbaru membuka layanan penitipan paket sebagai pengganti layanan kunjungan langsung pada masa pandemi Covid-19 ini.

Ketika petugas memeriksa paket makanan, ditemukan handphone dalam salah satu paket makanan yang terdeteksi X-Ray. Kemudian petugas melakukan pemeriksaan barang secara mendetail ditujukan kepada salah satu Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berinisial S.

Dalam paket makanan tersebut ditemukan satu unit Handphone dan 1 buah pemotong kuku.

"Kami sangat mengapresiasi atas kejelian petugas dalam memeriksa setiap barang yang keluar dan masuk Rutan," ungkap Kepala Rutan.

Lukman kemudian meminta kepada petugas akan terus meningkatkan kewaspadaan dalam hal deteksi dini. Karena menurutnya lagi, kejadian ini sudah sering terjadi.

"Berbagai cara dan modus dilakukan untuk dapat memasukkan barang-barang yang dilarang ke Rutan Pekanbaru. Ini merupakan komitmen kami untuk melakukan deteksi dini, Berantas Narkoba dan Sinergitas sesuai dengan 3 Kunci Pemasyarakatan Maju," ujar Lukman.

Sebelumnya, dengan modus yang sama juga pernah ditemukan upaya penyeludupan handphone melalui kemasan pop mie dan sabun. Kejadian yang kembali terulang ini, membuat petugas pun meningkatkan kewaspadaan.***(mok)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang