Selasa, 22 Juni 2021 16:20

Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 19 Kilogram Sabu Asal Malaysia

Jajaran Polda Riau berhasi gagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu dari Malaysia. Polisi juga berhasil menyita 500 ekstasi.

Riauterkini - PEKANBARU - Bersama 500 butir pil ekstasi, 19 kilogram sabu asal Malaysia berhasil disita Polda Riau. Barang haram tersebut rencananya akan dikirim ke Lubuk Linggau, Sumatera Selatan melalui wilayah Riau.

Dalam temu persnya, Selasa (22/06), Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menjelaskan penyelundupan barang haram itu berhasil digagalkan di wilayah Bengkalis. Dimana pihaknya bekerjasama dengan Polres Bengkalis dan pihak Bea dan Cukai kabupaten berjuluk Negeri Sri Junjungan itu.

"Selain narkoba pesanan bandar Lubuk Linggau, Sumsel, kita juga berhasil bekuk dua orang kurir yang berencana akan mengantarkan narkoba itu ke Sumsel," terangnya.

Lanjutnya, mereka adalah RA (24) dan AB (24) yang membawa narkoba tersebut menggunakan satu unit sepeda motor. Mereka kemudian berhasil ditangkap petugas di kawasan jalan Lintas Bengkalis - Bantan, Sabtu (19/06) lalu.

Sementara, Direktur Narkoba Polda Riau, Kombes Victor Siagian menambahkan, para pelaku melakukan perlawanan saat hendak ditangkap petugas. Sehingga petugas terpaksa menabrak sepeda motor pelaku.

"Kita langsung lakukan penggeledahan dan berhasil menemukan narkoba tersebut. Dari pengakuan keduanya mereka disuruh oleh SN. Ada juga pelaku lain yang berhasil kabur yakni I," bebernya.

Kata Victor para kurir itu dijanjikan upah Rp10 juta rupiah/Kg. Tapi mereka baru terima uang muka Rp.5 juta. "Pelaku sudah pernah mengantar narkoba 5 kg. Dimana mereka mendapat upah sampai Rp.50 juta. Ini terjadi Mei lalu," tuturnya.

Saat ini pihaknya tengah melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. Petugas tengah memburu para bandar yang terlibat sindikat tersebut.

Victor mengaku sudah mengatongi dua nama yang terlibat dalam jaringan narkoba antar negara ini. Diduga dua nama tersebut merupakan pelaku narkoba yang sering melakukan pengiriman narkoba dalam jumlah besar.*(arl)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang