Kamis, 17 Juni 2021 16:47

DPMPTSP Rohul Dorong Kemitraan UMKM Terintegrasi dengan Perusahaan Besar

DPMPTSP Rohul mempermudah segala perizinan bagi pelaku usaha. Hal ini bertujuan mendorong kemitraan UMKM terintegrasi dengan perusahaan besar yang ada.

Riauterkini-PASIRPENGARAIAN- Upaya mewujudkan iklim investasi kondusif, serta meningkatkan kualitas pelayanan perizinan yang baik terhadap para pelaku usaha diperlukan pemahaman terkait perizinan dan penanaman modal.

Memberikan pemahaman dan kemudahan kepada pelaku usaha dalam pengurusan perizinan dan pelaporan realisasi nilai investasi, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Rokan Hulu memberi Bimbingan Teknis dan Sosialisasi Kemudahan Berusaha bagi pelaku usaha di daerahnya.

Bimtek dan Sosialisasi dilaksanakan di aula Kantor DPMPTSP Rokan Hulu, Rabu 16 Juni 2021, dibuka resmi oleh Pelaksana Harian (Plh) Bupati Rokan Hulu diwakili Asisten II Setdakab Rokan Hulu Ir. H. Muhammad Ruslan M.Si, didampingi Kepala DPMPTSP Rokan Hulu Gorneng S.Sos, M.Si.

Kegiatan yang diikuti 26 peserta dari pelaku usaha Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), koperasi dan UMKM ini juga dihadiri Kadis Koperasi UKM Transnaker Rokan Hulu Zulhendri S.Sos, M.Ip, Kabid Pengendalian Pelaksana Penanama Modal dan Informasi Penanaman Modal DPMPTSP Rokan Hulu Efnidawati SE.

Asisten II Setdakab Rokan Hulu, M. Ruslan, mengharapkan kemudahan diberikan DPMPTSP Rokan Hulu mewujudkan pelayanan perizinan yang cepat, tepat, akurat, transparan, serta memberikan kepastian hukum dan mewujudkan hak-hak pelaku usaha, maupun investor dalam mendapatkan pelayanan perizinan.

Menurut Ruslan, melalui Bimtek dan Sosialisasi Kemudahan Berusaha Bagi Pelaku Usaha, para pelaku usaha di Rokan Hulu setidaknya mengetahui dan memahami dalam mengurus perizinan melalui Online Single Submission (OSS).

Ruslan kembali berharap kegiatan tidak seremonial belaka, namun meningkatkan pelayanan dari sebelumnya dan dapat memberikan nilai tambah, pengetahuan dan kemudahan-kemudahan bagi para pelaku usaha.

"Jadi kita berharap pelaku usaha dimana saja mudah dalam mengurus izin usaha, dan saat ini sudah sangat dipermudah," sampai Ruslan dalam sambutannya.

Ruslan juga berharap, berbagai inovasi sistem perizinan terintegrasi antara dinas, badan dan lembaga terkait juga memudahkan para pengusaha atau pelaku usaha mengurus perizinan. Selain itu lebih mudah, efektif, dan efisien.

Sementara, Kepala DPMPTSP Kabupaten Rokan Hulu, Gorneng, menerangkan sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, pengurusan izin bagi para pelaku usaha semakin mudah sekarang ini.

Pria yang pernah menjabat Kepala Diskominfo Kabupaten Rokan Hulu ini berharap dengan adanya kemudahan diberikan pendapatan daerah dan ekonomi daerah terus meningkat.

"Apalagi dengan masuknya investor baru ke daerah kita. Bagaimana pun juga akan menyerap peluang dan lapangan kerja," papar Gorneng.

"Kita terus mendorong agar kemitraan UMKM terintegrasi dengan perusahaan yang besar, sehingga UMKM bisa terlibat dalam kegiatan usaha dengan skala lebih luas," harapnya.

Gorneng yakin dan percaya usaha besar dalam mendorong kemitraan UMKM bisa berintegrasi dengan perusahaan, salah satunya dengan toko modern seperti Indomaret, Alfamart atau Alfa Midi yang tersebar di 16 kecamatan.

"Termasuk mengakomodir UMKM di Rohul dengan perusahaan perkebunan dan perusahaan lainnya," ujarnya.

Adanya sistem baru membuat proses perizinan menjadi lebih mudah dikarenakan menggunakan satu portal nasional, satu identitas Nomor Induk Berusaha (NIB), dan satu format izin berusaha (Izin Usaha dan Izin Operasional).

”Tentu kesiapan masyarakat, dalam hal ini para pelaku usaha terkait izin, dengan Undang-Undang terbaru ini izin UMKM ini lebih mudah, mendaftar langsung keluar NIB (Nomor Induk Berusaha)," ungkap Gorneng.

“Kita dorong mereka. Untuk perizinan nanti kita mitrakan, pendataan, klasifikasi dan kita dorong perizinan. Nanti kita upayakan cari peluang-peluang mitra dengan perusahaan mana, itu kita kembang ke depannya, termasuk koperasi kita dorong untuk membuka usaha baru," tambahnya.

Gorneng mengakui tidak akan ada lagi penghambat bagi pelaku usaha dalam mengurus perizinan. Dengan sistem OSS tentunya mempermudah proses perizinan sesuai tuntutan dunia usaha, pekembangan teknologi, serta persaingan global guna mendukung investasi berkelanjutan.

Sebelumnya, laporan panitia penyelenggara, yaitu Kabid Pengendalian Pelaksana Penanaman Modal dan Informasi Penanaman Modal DPMPTSP Rokan Hulu, Efnidawati, menerangkan tujuan Bimtek dan Sosialisasi adalah meningkatkan realisasi investasi dan kepatuhan pelaku usaha.

Kegiatan juga upaya meningkatkan pemahaman pelaku usaha, perusahaan, UMKM mengenai pelaksanaan penanaman modal.

"Sasaran yang kita harapkan adalah meningkatnya jumlah pelaku usaha atau perusahaan yang memiliki perizinan usaha," papar Efnidawati.

"Ini juga untuk meningkatnya kualitas fasilitas penyelesaian permasalahan pelaku usaha dalam merealisasikan investasinya," tandas Panitia Penyelenggara.***(Adv/ Pemkab Rokan Hulu)

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang