Rabu, 9 Juni 2021 13:19

Maling Motor Meresahkan Warga Bengkalis Diringkus Polisi

Polres Bengkalis meringkus seorang pelaku Curanmor yang meresahkan warga Bengkalis. Tersangka juga seorang residivis kasus Curat, turut diamankan barang bukti.

Riauterkini-BENGKALIS- Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkalis membekuk seorang terduga pelaku tindak pidana pencurian sepeda motor (Curanmor) yang mulai meresahkan masyarakat di wilayah Kota Bengkalis dan sekitarnya.

Pelaku Muhammad Saputra alias Putra (23), berdomisili di Jalan Antara Desa Wonosari, Kecamatan Bengkalis diamankan petugas, Kamis (3/6/21). Pelaku ternyata seorang mantan narapidana (Napi) atau residivis kasus pencurian dengan pemberatan (Curat). Sebelum ditangkap tersangka Putra sudah berhasil menggasak tiga unit sepeda motor korbannya di tiga tempat yang berbeda.

Demikian dijelaskan Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, S.I.K, M.T didampingi Kasat Reskrim AKP Meki Wahyudi, S.I.K saat jumpa pers di Mapolres Bengkalis, Rabu (9/6/21) siang.

"Modusnya mengincar kendaraan yang diparkir di tempat sepi dan tanpa pengaman ganda atau tanpa kunci stang dengan merusaknya dengan gunting besi. Selanjutnya kendaraan hasil curiannya itu juga dijual ke daerah luar," ungkap Kapolres AKBP Hendra.

Aksi Curanmor yang dilakukan tersangka dengan sendiri itu antara lain, pada Jumat (7/8/20) silam di Jalan Rumbia, Bengkalis Kota, pada 10 Desember 2020 silam aksi pencurian di Jalan H.R Soebrantas Gg. Rozali, Desa Wonosari dan aksi dilakukan Ahad (9/5/21) di Jalan Tandun, Kelurahan Damon, Bengkalis Kota.

Selain pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti tiga unit sepeda motor, dan satu sepeda motor milik pelaku tanpa identitas kendaraan.

Untuk memuluskan aksinya itu, barang bukti sepeda motor hasil curiannya itu ditukarkan dengan sepeda motor milik warga yang bersedia menukarkan dengan iming-iming kendaraan milik saudaranya dan surat menyurat akan menyusul.

Kemudian sepeda motor hasil menukar itu pelaku jual di media sosial (Medsos).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka akan dijerat dengan Pasal 363 ayat (3) Jo Pasal 64 Ayat (1) KUHPidana dengan hukuman penjara paling lama 7 tahun.***(dik)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang