Ahad, 16 Mei 2021 16:23

DPRD Inhu Minta Dirut RSUD Indrasari Rengat Dievaluasi

Direktur RSUD Indrasari Rengat, Inhu dilaporkan tidak ada di temmpat saat ada lonjakan pasien corona. Dewan mendesak untuk dievaluasi.

Riauterkini-RENGAT-Tidak berada ditempatnya Direktur RSUD Indrasari Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) saat terjadinya lonjakan pasien Covid-19 hingga berakibat penuhnya tempat tidur bagi pasien Covid-19 di RSUD Indrasari Rengat, Inhu mendapat sorotan berbagai pihak. Tak terkecuali dari DPRD Inhu yang meminta agar Direktur RSUD Indrasari Rengat, Inhu dievaluasi.

Penegasan agar dilakukanya evaluasi terhadap Direktur RSUD Indrasari Rengat, Inhu Sri Darmayanti disampaikan Suwardi Ritonga Wakil Ketua(Waka) II DPRD Inhu menyikapi tidak berada ditempat nya Direktur RSUD Indrasari Rengat, Inhu disaat tengah melonjak nya pasien Covid-19 hingga berakibat penuh nya tempat tidur bagi pasien Covid-19 di RSUD Indrasari Rengat, Inhu.

"Saya minta agar Direktur RSUD Indrasari Rengat ini dievaluasi, karena selain sudah adanya instruksi presiden melalui MenPan RB dan Mendagri agar tetap berada di tempat bagi para pejabat terutama pejabat medis dan disaat para perawat serta tenaga medis di RSUD Indradari Rengat yang merupakan bawahan nya tengah berjibaku menghadapi pasien Covid-19. Direktur justru pergi dan tidak berada ditempat," tegas Suwardi Ritonga Waka II DPRD Inhu kepada riauterkinicom, Ahad (16/5/21).

Selain meminta agar Direktur RSUD Indrasari Rengat dievaluasi, Waka DPRD Inhu juga menyesalkan adanya informasi terkait Pj Bupati Inhu yang memberi ijin terhadap Direktur RSUD Indrasari Rengat untuk pergi keluar daerah. Sementara masyarakat justru dipaksa tetap berada di tempat.

"Kalau memang benar informasi Pj Bupati Inhu yang memberi ijin terhadap kepergian keluar kota Direktur RSUD Indrasari Rengat tentunya ini sangat disesalkan. Selain itu saya juga menilai pemberian ijin tetsebut kurang bijak karena mengabaikan intruksi presiden melalui MenPan RB dan Mendagri," ungkapnya.

Disaat semakin melonjaknya pasien Covid-19 di Inhu seharusnya para pejabat di Inhu lebih fokus dalam upaya penanganan dan penanggulangan Covid-19, bukan malah bepergian keluar kota dengan menggunakan berbagai alasan.

"Harus nya para pejabat Inhu itu lebih fokus dalam upaya penanganan dan penanggulangan Covid-19 di Inhu, apalagi saat ini tengah terjadi lonjakan pasien Covid-19 di Inhu. Bukan malah bepergian keluar kota dengan menggunakan berbagai alasan," tandasnya.

Ditambahkan Suwardi Ritonga, pihaknya saja di DPRD Inhu mematuhi instruksi yang disampaikan presiden tersebut, dengan tetap berada di tempat dan tidak melakukan perjalanan keluar kota. Karena selain mematuhi instruksi yang telah diberikan, pihak DPRD Inhu juga merasa prihatin dengan kondisi lonjakan pasien Covid-19 di Inhu.

"Selain mematuhi instruksi untuk tidak bepergian keluar kota dan harus tetap berada ditempat, kami anggota DPRD Inhu juga merasa prihatin atas lonjakan pasien Covid-19 di Inhu. Untuk itu kami sepakat untuk tetap berada ditempat agar mengurangi angka penularan dengan mematuhi protokol kesehatan," jelasnya. * (guh)

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang