Ahad, 16 Mei 2021 12:44

LLMB Riau Anggap Aneh Sholat di Mesjid Dilarang tapi Tempat Wisata Dibuka

LLMB Riau mengritik kebijakan Pemerintah soal larangan shalat di Mesjid. Di sisi lain, tempat wisata dibuka.

Riauterkini-PEKANBARU - Datuk Panglima Besar DPP Lembaga Laskar Melayu Bersatu, Ismail Amir,SH,MH tak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi covid-19 khususnya di Riau.

Salah satu hal yang jadi soroton dan mendapat kritik keras darinya adalah soal larangan pemerintah kepada warga untuk tidak shalat Idul Fitri di masjid, sementara di saat bersamaan pemerintah tetap membuka tempat wisata dan membiarkan kerumunan terjadi.

"Ini kan aneh kebijakannya, kita dilarangnya shalat di masjid, sementara tempat-tempat wisata sekarang ramai dikunjungi warga, ada kerumunan dan itu dibiarkan saja, bukan main ramai," tegasnya.

Dia mencontohkan salah satu tempat wisata baru di Pekanbaru yaitu Asia Heritage yang berada di jalan Yos Sudarso KM. 12 Rumbai yang tengah ramai dikunjungi wisatawan pada saat libur lebaran seperti sekarang.

Kritik keras ini dilayangkannya karena dia ingin pemerintah membuat  kebijakan  yang lebih bijak yang lebih bisa diterima semua orang, jangan yang ini dilarang sementara yang lain diperbolehkan.

Ia mengaku kecewa dengan kebijakan-kebijakan yang sudah dibuat oleh pemerintah khususnya pemerintah  daerah selama ini dalam penanganan pandemi covid-19 di Riau.

"Makanya atas nama LLMB Riau saya mengkritik keras kebijakan ini, dan meminta pemerintah daerah juga mendengarkan kritik dan masukan serta saran dari banyak kalangan yang tak puas dengan kebijakan ini," harapnya.

Namun di sisi lain, Ismail Amir juga tetap mengingatkan kalau kasus covid-19 di Riau masih sangat tinggi, kepada warga diminta tetap mematuhi protokol kesehatan, membatasi aktivitas yang tidak penting, tetap memakai masker dan menjaga jarak.*(H-we)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang