Selasa, 11 Mei 2021 14:09

Mobil Dinas Pemkab Rohul tidak Dikumpul, Tapi tak Boleh Dipakai Mudik Lebaran 2021

Pemkab Rohul mengeluarkan kebijakan larangan mobil dinas tidak dikumpul, namun tidak boleh dipakai untuk kegiatan Lebaran ataupun mudik.

Riauterkini-PASIRPENGARAIAN- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul), Riau, mengeluarkan kebijakan terkait mobil dinas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah/ 2021 Masehi.

Hal itu sesuai Surat Edaran Nomor 045/SETDA-UM/90.06, tertanggal 6 Mei 2021 tentang Larangan Menggunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah/2021 Masehi.

Pada surat edaran, mobil dinas atau kendaraan dinas di lingkungan Pemkab Rokan Hulu tidak dikumpulkan, akan tetapi masing-masing Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan dilarang dipakai untuk kegiatan lebaran atau dipakai untuk mudik Hari Raya Idul Fitri.

Surat edaran ini juga menindaklanjuti imbauan Gubernur Riau Drs. H. Syamauar M.Si, tentang larangan mudik Hari Raya Idul Fitri di masa pandemi Covid-19.

Pelaksana Harian (Plh) Bupati Rokan Hulu H. Abdul Haris S.Sos, M.Si, mengakui bila mobil dinas di lingkungan Pemkab Rokan Hulu tidak dikumpul.

Pemkab Rokan Hulu telah menyurati Kepala OPD untuk bertanggungjawab dalam penggunaan mobil dinas, dan tidak diperkenankan dibawa keluar daerah atau mudik lebaran.

"Kita minta tanggungjawab OPD masing-masing agar seluruh kendaraan dinas baik roda empat maupun roda dia, tidak ada yang keluar dan tidak digunakan untuk berlebaran," tegas Plh Bupati Rokan Hulu.

Pria yang akrab disapa Bang Haris ini mengatakan alasan tidak dikumpulnya mobil dinas, karena kendaraan dinas lain milik Pemkab Rokan Hulu dinilai sudah tua.

Berkaca dari pengalaman beberapa sebelumnya, saat mobil dinas dikumpul selama tiga hari, ada mobil yang susah dinyalakan saat akan diambil OPD, sehingga cost lebih besar.

“Makanya boleh dipakai oleh pemegang kendaraan dinas saat ini, tetapi tidak boleh digunakan untuk mudik, itu sudah ada surat edarannya," tegasnya lagi.

Ditanya apakah ada sanksi, Haris mengaku sudah membuat kesepakatan dan pernyataan dari Kepala OPD untuk bertanggungjawab penuh dalam mengendalikan mobil dinas, serta tidak dibawa keluar daerah.

Ada tiga poin penting dalam Surat Edaran Nomor 045/SETDA-UM/90.06, pertama mulai 6 Mei sampai 17 Mei 2021, dilarang menggunakan kendaraan dinas untuk kegiatan lebaran Idul Fitri 2021, maupun perjalanan keluar daerah lainnya, baik antar kabupaten/ kota dalam wilayah Provinsi Riau atau antar provinsi.

Kedua, Kepala OPD diminta bertanggung jawab atas penggunaan kendaraan dinas baik roda dua maupun roda empat, serta memantau penggunaan kendaraan dinas dimaksud, selama pelaksanaan larangan mudik.

Ketiga, pegawai di lingkungan Pemkab Rokan Hulu diminta tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 4 M, yaitu Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, dan Menghindari Kerumunan.***(Adv/ Pemkab Rokan Hulu)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang