Jum’at, 7 Mei 2021 09:20

Kemenkumham Bantah Data BPS Soal 12 Turis Asing ke Riau

Dua instasi pemerintah di Riau berbantah soal 12 turis asing. BPS dan Kemekumham beda presepsi.

Riauterkini - PEKANBARU - Diberitakan sebelumnya terdapat 12 Wisatawan Mancanegara (Wisman) masuk di wilayah Riau yang diinformasikan Badan Pusat Statistik (BPS) Riau. Menanggapi hal tersebut, Kemenkum HAM Wilayah Riau mengatakan bahwa informasi itu kurang tepat. Kemenkum HAM Riau bahkan membantah bahwa mereka adalah wisman.

Sebelumnya guna memastikan terkait rilis dari BPS terkait wisman tersebut, Kemenkum HAM Riau diwakili Kepala Devisi Keimigrasian, Tito Andrianto langsung berkunjung ke kantor BPS Riau. Sementara pihak BPS Riau mengungkapkan akan mengklarifikasi data tersebut ke BPS Pusat.

Kepala Kanwil Kemenkum HAM Riau, Pujo Harinto menjelaskan 12 orang yang sebelumnya diinformasikan Wisman ternyata adalah pekerja.

"Untuk 12 Wisman yang 8 orang masuk lewat bandara SSK II dan 4 orang lewat Pelabuhan Dumai itu pekerja asing di salah satu perusahaan di Riau. Bahkan yang di bandara mereka itu charter flight karena ada pekerjaan, jadi beda WNA datang bekerja dengan wisman. Wisman belum diizinkan masuk," jelasnya, Jumat (07/05).

Begitu juga, kru Kapal yang bersandar di Dumai saat ini. Mereka merupakan kru kapal bukan wisman. Saat ini kapal tersebut sedang menunggu Kapten cadangan yang nantinya akan langsung keluar dari wilayah Riau, Indonesia.

"Kalau untuk kapten yang terpapar covid-19, sementara masih dirawat. Jika sembuh maka akan langsung kita arahkan untuk pulang ke negaranya," tambahnya.

Menurutnya, memang ada perbedaan istilah antara kantor Imigrasi dan BPS. Di mana, semua WNA masuk ke Indonesia tidak seluruhnya untuk berwisata. Tetapi ada juga dalam rangka pekerjaan.

"BPS salah menilai, menurut mereka orang asing masuk itu adalah wisman, padahal bukan. Jadi sudah kami klarifikasi lagi ke BPS kemarin, saya temui langsung kepala BPS Riau dan ternyata mereka juga dapat dari Pariwisata," Imbuh Kadiv Kerimigrasian Kanwil Kemenkum HAM Riau, Tito.

Terang Tito, hingga saat ini belum adanya wisman masuk Riau. Sebab tempat pemeriksaan imigrasi (TPI) belum dibuka. Sehingga, tidak ada WNA masuk kecuali yang diizinkan untuk kepentingan tertentu.

Sementara, saat ini Kemenkum HAM Riau sedang mempersiapkan pembukaan TPI untuk menerima kepulangan TKI sesuai arahan pemerintah pusat. Di mana, ada rencana TKI juga pulang lewat pelabuhan Dumai.

Sebagai pengingat, BPS Riau beberapa hari lalu merilis bahwa ada 12 orang wisman yang masuk ke Riau selama Maret 2021. Bahkan jumlah ini disebut naik jika dibanding bulan sebelumnya.

"Pada bulan Maret 2021, dari empat pintu masuk Riau tercatat ada 12 orang wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Provinsi Riau yaitu melalui Bandara SSK II sebanyak delapan wisman dan dari pelabuhan Dumai sebanyak empat wisman," kata Kepala BPS Riau, Misfaruddin.

12 wisman itu diketahui dua orang WN Malaysia, dua orang WN Singapura, satu orang WN China, satu orang WN India, tiga orang WN Filipina. Ada pula tiga wisman yang tak tercatat asal usul negaranya.***(arl)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang