Selasa, 4 Mei 2021 16:12

Lima Kecamatan Zona Merah, Plh Bupati dan Kapolres Rohul Sosialisasi di Pasar Modern

Memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Plh Bupati dan Kapolres Rohul ikut turun ke masyarakat. Seperti dilakukan di Pasar Modern Kampung Padang, Pasirpengaraian.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Penularan corona virus atau Covid-19 di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah/ 2021 Masehi semakin mengkhawatirkan banyak pihak.

Berdasarkan hasil rapat Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Rokan Hulu, sampai Selasa 04 Mei 2021, terungkap ada sekira 76 orang meninggal diduga karena positif Covid-19, 73 orang dirawat, sedangkan 286 orang lainnya tengah menjalani isolasi mandiri.

Upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 semakin parah, Pelaksana Harian (Plh) Bupati Rokan Hulu H. Abdul Haris, S.Sos, M.Si, Kapolres‎ Rokan Hulu AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat, bersama Tim Satgas Covid-19 melaksanakan Operasi Yustisi dipusatkan di Pasar Modern Kampung Padang, Selasa pagi 04 Mei 2021.

Usai memantau Pasar Modern, Plh Bupati Rokan Hulu juga Ketua Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Rokan Hulu mengatakan ada tiga edaran Tim Satgas Covid-19 kabupaten yang tengah disusun dan segera difinalkan.

Tiga surat edaran tersebut, yaitu pertama terkait surat edaran menyambut bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, sesuai surat edaran Kementerian Agama atau Kemenag.

Kedua, Tim Satgas juga bakal keluarkan surat edaran untuk dunia usaha yang melakukan usaha harian agar tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) dan mematuhi jam buka atau operasional.‎

Meski demikian, diakui pria yang akrab disapa Bang Haris ini, Tim Satgas Covid-19 akan menyesuaikan aturan dengan Kota Pekanbaru untuk ketiga surat edaran segera difinalkan tersebut.

"Nanti sore atau besok (Rabu 05 Mei 2021) surat edaran akan kita finalkan, baru kita dapatkan sesuai dengan‎ yang diberlakukan di zona Provinsi Riau. Kita masih menunggu, dan nanti kita finalkan," jelas Haris.

Sedangkan untuk surat edaran ketiga, ungkap Haris dikhususkan untuk perusahaan perkebunan atau pabrik kelapa sawit (PKS) agar memperketat Prokes di lingkungan perusahaan masing-masing.

Setiap karyawan perusahaan perkebunan atau karyawan PKS‎ yang baru keluar daerah dan kembali lagi ke wilayah Rokan Hulu harus menjalani rapid test lebih dahulu.

"Dan juga harus ada fasilitas isolasi mandiri di perusahaan," imbau Haris.

Pria yang pernah menjabat Staf Ahli Bupati Rokan Hulu mengaku saat ini seluruh desa di Kabupaten Rokan Hulu telah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Bahkan, diakui Haris, Desa Kumain Kecamatan Tandun sendiri telah menerapkan larangan bagi orang luar desa agar tidak masuk ke desanya.

"Bahkan kalau ngantar barang, jualan itu hanya bisa sampai di gerbang desa (Kumain), jadi ini sudah cukup ketat kalau desa,"‎ ungkap Haris.

"Jadi kita harapkan dengan apa yang sudah kita lakukan beberapa waktu kedepan, mudah-mudahan Rokan Hulu keluar dari zona merah, ini targetnya," optimisnya.

Haris mengaku sampai saat ini ada lima kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu yang masuk zona merah, yaitu Kecamatan Rambah, Ujung Batu, Pagaran Tapah Darussalam, Pendalian IV Koto, dan‎ Kecamatan Tambusai Utara.

Baik siang maupun malam, diakui Haris, Tim Satgas Covid-19 terus berupaya dalam menanggulangi virus mematikan tersebut.

"Kalau hanya kita saja dari Tim Satgas mungkin tidak akan mampu menanggulangi ini, tapi kalau masyarakat dan semua komponen mau bahu-membahu berkolaborasi, ini semua akan bisa kita hadapi," ujarnya.‎

Haris mengungkapkan jumlah positif Covid-19 di Kabupaten Rokan Hulu per Selasa 04 Mei 2021, dari informasi didapatnya, ada sekira 367 orang terkonfirmasi, baik sedang dirawat di rumah sakit dan menjalani isolasi mandiri.

"Jadi ini angkanya sudah cukup‎ banyak jadi mohon betul kita kepada masyarakat," imbau Haris lagi.

Terkait adanya kabar ruang isolasi di RSUD Rokan Hulu sudah penuh, Haris mengakui dari jumlah ruang yang ada sudah terisi di atas 70 persen, termasuk di empat rumah sakit yang ada di Rokan Hulu.

Menurutnya, dengan banyaknya ruang isolasi yang terpakai, maka semua pihak harus komitmen mematuhi Prokes, serta mematuhi anjuran pemerintah.‎

"Pemerintah sayang sama masyarakat, bukan ingin menyusahkan masyarakat pastinya," tandas Plh Bupati Rokan Hulu, Abdul Haris.‎

Sementara, Kapolres Rokan Hulu,‎ AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat Operasi Yustisi dilakukan di Pasar Modern, karena di tempat ini tempat kerumunan atau tempat-tempat berkonsentrasi masyarakat dimana berkumpulnya antara penjual dan pembeli.

Dari pantauan bersama Plh Bupati Rokan Hulu, diakui AKBP Taufiq, sebagian besar masyarakat di Pasar Modern sudah banyak menggunakan masker, baik pedagang maupun pembeli.‎

Taufiq mengajak‎ peran aktif masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan mempedomani dan mentaati Prokes, serta tetap memakai masker.

Sekira satu jam operasi, ungkap Taufiq, ada sekira sepuluh warga yang tidak pakai masker dan mereka dilakukan sidang di tempat melibatkan Majelis Hakim dan Panitera dari Pengadilan Negeri Pasirpengaraian, dan Jaksa dari Kejari Rokan Hulu. Mereka yang melanggar Prokes diberi sanksi berupa denda.‎

Taufiq mengimbau masyarakat bukan hanya pakai masker bukan saat petugas datang, baik petugas Kepolisian, TNI dan Satpol PP.

"Masker ini untuk dirinya sendiri dan orang lain, bukan karena ada petugas datang baru pakai masker," tegas Taufiq.‎

Kapolres berharap semua pihak atau elemen ikut bekerja keras dalam menanggulangi dan mengendalikan, jangan sampai bertambah terkonfirmasi Covid-19. Masyarakat Rokan Hulu ini juga diingatkan lagi selalu mentaati Prokes.

Bertambahnya zona merah di Rokan Hulu, dari tiga menjadi lima kecamatan, tambah Taufiq, Kepolisian akan meningkatkan Operasi Yustisi dengan melakukan tiga kali sehari, mulai pagi, dilanjutkan sore, dan malam hari.‎

Operasi Yustisi juga dilakukan‎ di Polsek-Polsek jajaran bersama Satpol PP dari Pemda, serta personel TNI dari Koramil.

"Sehingga kita betul-betul berupaya maksimal untuk mendisiplinkan masyarakat, untuk tetap mematuhinya protokol kesehatan," pungkas AKBP Taufiq, dan menurutnya memakai masker yang benar sesuai versinya yaitu tertutupnya bagian mulut dan hidung.***(zal)

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang