Senin, 26 April 2021 17:52

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-25,
Plh Bupati Rohul Harapkan Pembangunan dan Kesejahteraan Meningkat

Plh Bupati Rohul berharap Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-25 tahun 2021 meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat meningkat.

Riauterkini-PASIRPENGARAIAN- Pelaksana Harian (Plh) Bupati Rokan Hulu (Rohul), H. Abdul Haris S.Sos M.Si, mengikuti Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-25 tahun 2021 secara virtual dipimpin Wakil Presiden RI Maaruf Amin, Senin 26 April 2021.

Menurut Haris, peringatan Hari Otonomi Daerah ke-25 mengusung tema "Bangun Semangat Kerja dan Tingkatkan Gotong Royong di Masa Pandemi Covid-19, untuk Masyarakat Sehat, Ekonomi Daerah Bangkit, dan Indonesia Maju" menjadi momentum bagi kepala daerah dalam mengatasi dampak pandemi Covid-19.

Diakuinya, Pemkab Rokan Hulu sendiri terus berupaya melakukan inovasi dan terobosan dalam peningkatan kualitas pelayanan masyarakat dan pembangunan daerah, karena hakikat dari otonomi daerah agar daerah terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan terhadap masyarakat.

"Kita melihat dengan adanya otonomi daerah, daerah sekarang memiliki kewenangan dan tentunya salah satu yang paling kita rasakan Rokan Hulu pasca terbentuk sebagai kabupaten," jelas Haris.

Haris mengungkapkan Kabupaten Rokan Hulu terbentuk tidak terlepas adanya otonomi daerah diberikan pemerintah pusat. Terbentuknya Rokan Hulu sangat berpengaruh terhadap kemajuan, baik di sektor pembangunan infrastruktur dan kesejahteraa masyarakat.

“Jadi sangat banyak manfaat dari otonomi daerah ini, baik di bidang pemeritahan, pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Pada pelaksanaannya sendiri tentunya pemerintah pusat memiliki konsep-konsep tertentu terkait kewenangan diberikan kepada daerah," ujarnya.

Haris menambahkan seperti disampaikan Mendagri pada Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-25, Senin, pemerintah daerah membutuhkan atau menuntut diberikan otonomi seluas-luasnya atau kewenangan yang sangat luas.

"Namun tentunya pemeritah pusat juga melihat dan mengendalikan mana yang bisa menjadi kewenangan pusat dan daerah," tandas Haris.

Sebelumnya, pada Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-25 secara virtual, Mendagri Tito Kanarvian mengatakan sesuai Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 11 Tahun 1996, tanggal 7 Februari 1996 yang menetapkan tanggal 25 April sebagai Hari Otonomi Daerah.

Tito mengaku tema diusung pada Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-25 bertujuan membangun semangat kerja dan meningkatkan gotong-royong masa pandemi Covid-19 untuk masyarakat yang sehat, ekonomi bangkit, dan Indonesia maju.

Peringatan tahun ini menegaskan betapa pentingnya otonomi daerah dengan keberagaman dibalut dalam bingkai otonomi daerah, dan tentunya menjadi modal besar dalam menciptakan Indonesia lebih maju dan sejahtera.***(Adv/ Pemkab Rokan Hulu)

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang