Jum’at, 9 April 2021 17:13

Pengerjaan IPAL Semrawut, Komisi IV DPRD Pekanbari Panggil Kontraktor

Pemabangunan IPAL di Kota Bertuah dinilai cukup smmrawut. Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru akan panggil pihak kontraktor.

Riauterkini-PEKANBARU- Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru menyesalkan dengan apa yang dikerjakan oleh kontraktor IPAL. Selama pengerjaan proyek pengolahan limbah itu memberikan dampak buruk bagi masyarakat.

Jalan-jalan menjadi berlubang, parit menjadi penuh lumpur, bahkan akses jalan ditutup dengan seenaknya tanpa mengalihkan arus lalulintas. Tak hanya itu, alat berat bekerja dikala ramainya arus lalulintas.

Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru sudah beberapa kali menjadwalkan pemanggilan terhadap pemenang kontrak pengerjaan, namun tidak kunjung berhasil.

Pemanggilan dilayangkan sejak proyek IPAL ini dikerjakan oleh dua perusahaan yakni PT Hutama Karya dan PT Wijaya Karya, hingga kini proyek IPAL ini dikerjakan oleh empat perusahaan dengan tambahan PT Adhi Karya dan satu perusahaan baru.

"Dalam waktu dekat ini kita akan panggil Empat kontraktor IPAL. Sebab, ada dua penambahan Dua kontraktor selain PT HK dan PT WiKa. Jadi kami juga belum tahu dua kontraktor yang baru ini seperti apa. Kita akan suruh mereka untuk ekspos sekaligus mempertanyakan target proyek ini selesai dan juga kapan mereka akan melakukan pengaspalan," kata Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Sigit Yuwono, Kamis (8/4/2021).

Setiap hari, masyarakat banyak yang mengeluhkan masalah pengerjaan IPAL yang tak kunjung selesai-selesai. Pasalnya, proyek pengerjaan IPAL ini mengakibatkan kondisi jalan semakin rusak sehingga membuat masyarakat yang melintas jalan tersebut terganggu.

Selain itu, proyek strategis nasional tersebut juga membuat para pedagang kecil yang berjualan disekitar penggalian IPAL menjadi sangat terganggu.

Melihat hal ini, Sigit menegaskan kepada pihak kontraktor proyek IPAL agar dapat segera menuntaskan pengerjaan dengan cepat.

"Jangan menunggu-nunggu lagi walaupun waktu mereka itu masih panjang karena addendum. Jangan lengah, nanti kalau lengah ya akhirnya masyarakat menjadi korban dari IPAL ini," terangnya.

Politisi Demokrat ini juga meminta kepada pihak kontraktor proyek pengerjaan IPAL agar sesegera mungkin menyelesaikan jalan yang sudah rampung digali.

"Selesai digali dan sudah layak untuk diaspal, ya kita minta segeralah diaspal. Jangan sampai merugikan masyarakat banyak dan menunggu jatuhnya korban," pungkasnya.***(parlementaria)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang