Jum’at, 9 April 2021 17:08

Anggarkan Rp 302 Juta, KPU Inhu Tidak Cetak Kertas Suara Pada PSU

KPU Inhu lakukan persiapan anggaran untuk pelaksanaan PSU Pilkada 2020. KPU menganggarkan anggaran sebesar Rp 302 juta tanpa melakukan pencetakan kertas suara.

Riauterkini-RENGAT-Dalam gelaran Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Inhu menyiapkan anggaran untuk menyukseskan pesta demokrasi tersebut sebesar Rp 302 Juta. Namun dalam anggaran yang telah disiapkan tersebut, KPU Inhu tidak lagi melakukan pencetakan kertas suara yang akan dipergunakan dalam PSU.

Tidak dicetaknya lagi kertas suara walau telah menganggarkan anggaran sebesar Rp 302 Juta dalam pelaksanaan PSU yang akan digelar di TPS 3 Desa Ringin, Kecamatan Batang Gansal, Inhu ditegaskan Yeni Mairida Ketua KPU Inhu dihadapan awak media dalam Sosialisasi Pelaksanaan PSU, Jumat (9/4/21) yang digelar di ruang rapat kantor KPU Inhu, Pematang Reba.

"Untuk PSU ini, KPU Inhu mengangarkan anggaran sebesar Rp 302 Juta. Dimana anggaran ini diperuntukan dari awal Tahapan, Program dan Jadwal (TPJ) PSU. Untuk kertas suara yang akan dipergunakan dalam PSU ini tidak ada di anggarkan dalam anggaran Rp 302 Juta tersebut dan KPU Inhu tidak lagi mencetak kertas suara untuk PSU," ujarnya.

Diungkapkan Yeni Mairida, untuk kertas suara yang akan dipergunakan dalam PSU tersebut, KPU Inhu telah mengadakan nya sejak pencetakan kertas suara sebelum pelaksanaan pencoblosan Pilkada Inhu pada 9 Desember 2020.

"Pada pencetakan kertas suara pada tahun lalu, KPU Inhu telah mencadangkan kertas suara Pilkada Inhu untuk PSU sebanyak dua ribu lembar. Jadi dalam PSU ini KPU Inhu tidak lagi mencetak kertas suara, karena kertas suara tersebut telah tersedia dengan tulisan atau setempel dibelakangnya berbunyi "Kertas Suara PSU" ungkapnya.

Ditambahkan Ketua KPU Inhu, selain untuk honor penyelenggara dan biaya lainya dalam pelaksanaan PSU, anggaran Rp 302 Juta yang dianggarkan KPU Inhu tersebut juga akan dipergunakan untuk biaya bagi pengacara.

"Anggaran Rp 302 Juta tersebut juga diperuntukan bagi pengacara dan kegiatan lainya, hingga penetapan hasil suara PSU di KPU. Sebab dalam PSU ini semua tahapan tetap dijalankan sebagaimana yang telah ditetapkan dan di jadwalkan dalam TPJ," jelasnya. * (guh)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang