Kamis, 4 Maret 2021 13:31

Modus Baru Pelaku PETI di Kuansing Menggunakan Alat Berat

Pelaku PETI tak pernah kehilangan akal menjalankan bisnis mengeruk emas. Meskipun dengan mengerahkan alat berat.

Riauterkini-TELUKKUANTAN- Pelaku PETI di Kuansing, tak pernah kehilangan akal dalam menjalankan bisnis haramnya mengeruk emas dengan alat berat.

Agar tidak tercium sebagai pemain partai besar, pelaku menggunakan alat berat hanya saat pengupasan material saja.

"Modusnya baru, alat di lokasi hanya saat pengupasan, setelah itu diungsikan," ungkap sumber yang tak ingin disebutkan namanya, Rabu (3/3/2021) kemarin.

Sumber menyebutkan, biasanya alat berat stanby di lokasi hanya sekitar 2 sampai 3 hari kemudian dimobiliasasi ke lokasi lain.

"Alat terpantau datang dan pergi ketika hari sudah gelap. Alat berat tidak lagi berada di lokasi berbulan - bulan seperti biasa," terangnya.

Menurutnya, usai dilakukan pengupasan material, kemudian ditembak menggunakan mesin untuk mengais emasnya, sehingga tidak terkesan partai besar.

"Semoga modus ini bisa terendus aparat. Sebenarnya cara tembak tidak baru juga, karena sudah berjalan sebelumnya. Tapi kalau alat berat 2 - 3 hari di lokasi itu baru," jelasnya.

Sebelumnya sumber mengakui, dampak dari aktivitas ini, menyebabkan banjir karena tidak adanya penahan air.

"Dulu Teberau Panjang, Selatan dan Barat tak pernah banjir, kini bisa banjir hingga meluap jika hujan sehari semalam, sebab penahan air tidak ada lagi," kenangnya.***(Jok)

Foto : Ilustrasi

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang