Kamis, 21 Januari 2021 20:01

Pemprov Riau Dorong Pusat Bangun Dermaga dan Kapal Roro di Inhil

Wilayah selatan Riau banyak terdapat sungai. Diperlukan dermaga dan kapal roro untuk memperlancar transportasi dan pembangunan.

Riauterkini - PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau Indra Putrayana mendorong percepatan pembangunan sektor transportasi dibagian wilayah selatan.

Salah satunya masalah Roro, guna mendukung kelancaran transportasi, di wilayah perairan sungai seperti Indragiri Hilir. Dengan adanya Roro, juga diharapkan dapat mengejar ketertinggalan pembangunan.

"Tentu kita sangat mendorong, bagaimana kelancaran transportasi dan mengejar pembangunan," kata Plt Kadishub Riau dalam Forum Diskusi yang dikemas kegiatan makan siang bersama dengan Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah IV Provinsi Riau-Kepulauan Riau, Ardono, Kamis (21/1/21).

Turut hadir, Pimpinan Cabang Wilayah Riau PT Jasa Raharja, Ardono, termasuk Kabid Perhubungan Darat, Indrawansyah Syarkowi.

Menurut Indrayana lagi, percepatan transportasi dan pembangunan adalah satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan. Karena itu, semua pihak perlu didorong untuk mewujudkannya.

Sementara Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Provinsi Riau Indrawansyah Syarkowi menegaskan, salah satu wilayah selatan yang perlu mendapatkan perhatian adalah Indragiri Hilir (Inhil).

Wilayah Inhil yang banyak terdapat aliran sungai, dibutuhkan konektifitas trasportasi yang dapat menjadi penghubung, seperti Dermaga dan kapal Roro.

"Pemprov Riau tentu berharap, pusat melalui BPTD Wilayah IV Riau-Kepri berkenan membangun dermaga Roro di Kabupaten Indragiri Hilir. Seperti yang dibangun Kemenhub di Kepulauan Meranti dan saat ini mulai beroperasi," ungkap Indrawansyah.

Mantan Kabag Umum Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Petala Bumi ini mencontohkan, untuk menuju Pulau Kijang, harus memutar jauh ke Rumbai Jaya. pada hal saat sudah ada jalan pintas melalui Benteng-Enok dan Seberang-Tembilahan.

Namun karena dibatasi sungai, transportasi pun menjadi terhambat. Pada hal, jika dermaga Roro ada, tentu jarak tempuh pun bisa lebih singkat.

"Untuk saat ini masyarakat Inhil selatan khususnya Pulau Kijang, kalau mau ke Tembilahan harus memutar melalui Rumbai Jaya. Padahal saat ini sudah ada jalan pintas melalui Benteng-Enok dan Seberang Tembilahan. Berarti ada dua titik lokasi yang perlu dibangun Dermaga Penyebrangan Roro Tembilahan - Seberang Tembilahan dan Pulau Kijang - Seberang Pulau Kijang," papar Indrawansyah.

Menurut Indrawansyah lagi, kalau dermaga ini terbangun beserta kapal penyeberangannya, warga Pulau Kijang bisa menggunakan mobil dari Pulau Kijang ke Tembilahan dalam waktu lebih singkat.

"Tinggal kwalitas jalannya ditingkatkan. Selain itu ada satu titik lokasi dermaga yang perlu juga dibangun yaitu Dermaga Penyebrangan Terusan Mas - Teluk Dalam selain untuk memudahkan peziarah berkunjung ke komplek wisata religi Abdul Rahman Sidik Albanjari atau lebih dikenal dengan nama Tuan Guru Sapat.

"Secara perekonomian hasil kebun kelapa, pertanian dan hasil perikanan bisa dipasarkan keluar dari wilayah Kecamatan Kuindra. Karena akses darat sudah terhubung," ujar Indrawansyah.

Sementara, Kepala BPTD Wilayah IV Riau-Kepri, Ardono merespon positif gagasan tersebut. Bahkan prinsipnya bisa saja diakomodir gagasan tersebut melalui APBN tahun 2022 nanti.

Namun untuk mewujudkannya, persyaratan administratif perlu disiapkan oleh Pemkab Inhil. Seperti, status lahan termasuk Detail Engineering Design (DED).

"Kalau clear persyaratan administratif ini silahkan saja diajukan dan untuk mempelajari apa saja yang mesti disiapkan. Bisa benchmarking ke Dishub Kabupaten Kepulauan Meranti yang sudah mulai beroperasi dermaga penyebrangan Roro," jelas Ardono.***(mok)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang